#PelakuUsaha#Lamsel#Bupati#NanangErmanto#Birokrasi

Pelaku Usaha Minta Pemkab Lamsel Permudah Birokrasi

( kata)
Pelaku Usaha Minta Pemkab Lamsel Permudah Birokrasi
Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto saatmemberikan sambutan dalam kegiatan silaturahmi dengan pelaku usaha, Kamis (13/9/2018), di Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort. (Foto Diskominfo Lamsel)


KALIANDA (Lampost.co) --- PELAKU usaha di Lampung Selatan meminta birokrasi di Pemkab Lamsel dapat dipermudah. Sehingga, antara pelaku usaha dan Pemerintah Kabupaten setempat dapat bersinergi.

"Dengan mempermudah birokrasinya, nanti ada timbal baliknya dari pelaku usaha kepada Pemkab Lampung Selatan,"ujar Ketua Forum CSR Lamsel Tatang, Kamis (13/9/2018), dalam silaturahmi antara pelaku usaha dengan Pemkan setempat.

Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan pelaku usaha tidak perlu takut menanamkan investasinya, guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sebagaimana amanat undang-undang.

"Saya akan amankan pelaku usaha. Jika, diganggu oleh dinas/instansi terkait di Lingkup Pemkab Lampung Selatan,"ujar dia.

Dengan kebersamaan kita, kata Nanang, mudah-mudahan pelaku usaha di Lampung Selatan dapat maju dan keberkembang dengan baik. Namun, ada jembatan pasar Inpres Kalianda yang membutuhkan uluruan tangan para pelaku usaha.

"Insya Allah, dengan kebersamaan dan asas gotong royong serta musyawarah untuk mufakat persoalan perizinan bidang usaha bisa teratasi. Saya jamin, kita tidak akan persulit para pelaku usaha di Lamsel,"katanya.

Dilain pihak, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Lampung Selatan Hermansyah Hamidi, menjelaskan untuk mengatasi jembatan pasar Inpres, Kalianda yang ambruk akibat bencana alam membutuhkan biaya mencapai Rp2,5 miliar.

"Biaya itu semua untuk perbaikan jembatan pasar Inpres Kalianda. Belum termasuk upah pekerja," jelasnya.

 

 

Juwantoro







Berita Terkait



Komentar