#ekonomi#covid-19

Pelaku Usaha Didorong Petakan Strategi Pulihkan Ekonomi

( kata)
Pelaku Usaha Didorong Petakan Strategi Pulihkan Ekonomi
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wali Kota Bandar Lampung saat sidak di Pasar Pasir Gintung beberapa waktu lalu. (Foto:Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ditengah pandemi covid-19, pelaku usaha didorong untuk mengambil langkah dan strategi untuk memulihkan perekonomian. Strategi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang perlu disiapkan agar geliat perekonomian bisa bangkit.

Anggota DPRD Bandar Lampung, Agus Djumadi mendukung langkah Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana merangkul para pelaku usaha menyikapi adanya kebijakan pemerintah yang mengizinkan pelaku usaha untuk kembali membuka usahanya dalam rangka menggerakkan kembali roda perekonomiannya.

"Perlu menyusun beberapa strategi dalam pemulihan ekonomi. Strategi tersebut terbagi dalam tiga tahap yakni jangka pendek, menengah dan panjang, strategi ini sangat penting dalam rangka upaya menggerakkan roda perekonomian yang terdampak oleh pandemi," katanya, Rabu, 25 Agustus 2021

Agus mengatakan dalam pemulihan ekonomi jangka pendek, pemkot berupaya memberikan relaksasi atau kelonggaran sesuai dengan kondisi perkembangan pandemi Covid-19. Seperti saat ini dimana Bandar Lampung masih menerapkan PPKM Level 4. Meskipun ada pembatasan waktu operasional dan pelayanan, beberapa sektor usaha diizinkan untuk menjalankan usahanya. Seperti usaha rumah makan dan warung kopi diizinkan makan di tempat dengan maksimum 25-50% persen dari kapasitas termasuk pusat perbelanjaan (mal).

Baca juga: Keberhasilan PPKM Diyakini Pulihkan Ekonomi Nasional

Sementara untuk jangka menengah, apabila di tahun 2022 kondisi pandemi mereda atau melandai, beberapa upaya percepatan pemulihan ekonomi di antaranya dengan memfasilitasi pelaku usaha terutama sektor UMKM, memberikan kesempatan pelatihan-pelatihan serta kegiatan yang bisa mendorong ekonomi tumbuh dan bangkit kembali. 

"Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mendukung langkah-langkah perbaikan atau pemulihan ekonomi," ujarnya.

Misalnya dengan memfasilitasi para pelaku UMKM dengan menggelar festival kuliner, pameran atau expo dan sebagainya. Upaya itu merupakan kegiatan-kegiatan yang bisa memberikan kontribusi dalam mendorong pemulihan ekonomi. Selain itu juga UMKM bisa bekerjasama dengan BUMN/BUMD dan swasta misalnya dalam hal permodalan yang disalurkan kepada pelaku usaha dan kalau bisa tanpa bunga supaya mereka lebih semangat untuk bangkit membangun usaha yang digeluti.

Terakhir, untuk jangka panjang, Agus menyarankan perlu adanya strategi dan inovasi yg bisa mendatangkan investasi baik melalui sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata. Hal itu diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lebih luas.

"Apabila semua sektor usaha sudah mulai bergerak normal, saya yakin memberikan multiplier effect bagi kegiatan lainnya, dan otomatis pula memulihkan kembali perekonomian Bandar Lampung," kata Agus.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar