#UMKM

Pelaku UMKM Mesin Penetas Telur di Jatiagung Harapkan Kemudahan Akses Permodalan

( kata)
Pelaku UMKM Mesin Penetas Telur di Jatiagung Harapkan Kemudahan Akses Permodalan
Hamsani membuat mesin tetas telur otomatis. Lampost.co/Febi


Kalianda (Lampost.co) -- Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di pedesaan mulai bangkit kembali. Meski demikian pelaku usaha kesulitan mencari modal untuk mengembangkan usaha.


Salah satu usaha yang tengah maju dan diminati banyak orang yaitu mesin tetas telur otomatis yang dijalani Hamsani, warga Desa Karanganyar, Dusun Jetis III B, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan.

Mantan satpam salah satu hotel di Bandar Lampung ini mengaku pesanan mesin penetas telur otomatis belakangan ini sangat banyak peminatnya. Namun usaha rumah yang dia jalani kekurangan modal untuk lebih maju dan berkembang lebih besar lagi.

"Kalau yang pesan mesin tetas telur banyak sekrang, alhamdulillah pelanggan juga sudah ada dari luar kota di Provinsi Lampung, tetapi harapan saya kalau ada bantuan modal usaha supaya usaha ini tambah besar," katanya.

Menurut Hamsani omzet dari hasil penjualan mesin tetas yang dia jalani mencapai Rp3 juta setiap bulan. pelanggan untuk saat ini selalu datang tidak kecewa bahkan ada banyak pelanggan baru yang datang untuk dibuatkan.

"Sudah hampir lima tahun kerjanya di rumah sambil buat mesin tetas sambil berternak juga. Kalau ada bantuan modal mau saya besarkan peternakan sama usaha UMKM ini," kata dia.

Satu mesin tetas ukuran 100 butir telur, kata dia, mampu dia ciptakan dalam waktu empat hari dengan harga sangat terjangkau kisaran Rp900 ribu. Sementara untuk ukuran mesin kapasitas 1.000 butir telur mencapai Rp6,5 juta.

"Sebetulnya mengikuti ukuran mesin lebih besar kapasitas mesin tetas biaya pun akan semakin mahal, yang kecil juga ada ukuran 50 butir telur harganya berkisar Rp600 ribu, mau ukuran berapa pun saya siap buatkan," jelasnya.

Sebetulnya lanjut Hamsani usaha yang dia jalankan bukan hanya pembuatan mesin tetas otomatis, tetapi dia juga sering menerima pesanan pembuatan kandang bok untuk pembesaran ternak seperti ayam, dan bebek.

"Kalau ada yang mau buat kandang bok saya buatkan juga, tetapi fokusnya di mesin tetas yang diciptakannya sendiri," jelasnya.

Winarko








Berita Terkait



Komentar