#pencurian#rumahkosong

Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong Diringkus

( kata)
Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong Diringkus
Pelaku pencurian rumah kosong yang diamankan Tekab 308. (Foto:Dok.Polresta Bandar Lampung)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Tekab 308 Polresta Bandar Lampung, meringkus pelaku utama komplotan spesialis pencurian rumah kosong di Kota Tapis Berseri, Rabu, 17 Agustus 2022.

Modus pelaku menjadi tukang rongsok sebelum melancarkan aksinya di rumah yang sudah menjadi target

Pelaku yang diketahui bernama AS (32), warga Way Halim Bandar Lampung kerap beraksi bersama dua rekannya yang masih dalam pengejaran.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra mengatakan, sebelum beraksi para pelaku selalu berkeliling mencari target sasarannya. Rumah yang biasa disatroni pelaku, yakni rumah yang terdapat plang atau papan bertuliskan dijual atau di kontrakan.

Dalam menjalankan aksinya, lanjut  Dennis, pelaku biasa menyamar sebagai pemulung atau pencari barang rongsokan pada siang hari. Hal itu dilakukan agar warga di sekitar lokasi tidak curiga dengan niat jahat para pelaku.

"Setelah memastikan rumah yang menjadi target sasarannya sepi, komplotan pencuri itu kemudian beraksi pada malam harinya. Bahkan saat beraksi, para pelaku selalu berbagi tugas,"ujarnya.

Satu orang pelaku masuk ke dalam rumah, sementara rekannya menunggu dan bersiaga di luar rumah menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi.

"Pelaku Agus ini yang masuk ke dalam rumah korban dengan merusak bagian jendela. Sementara rekannya berinisial RN menunggu diluar, serta bertugas menyambut barang barang curian untuk dibawa menggunakan sepeda motor yang terdapat box di bagian kiri dan kanannya," kata Dennis.

Aksi pencurian itu dilakukan para pelaku lebih dari tiga kali di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung. Penangkapan terhadap pelaku pencurian barang berharga di rumah kosong ini, sempat berlangsung dramatis.

Pasalnya pihak keluarga sempat berteriak histeris dan mencoba menghalangi proses penangkapan yang dilakukan oleh polisi.

"Sempat tidak terima digledah, pelaku kemudian digelandang ke Mapolresta Bandar Lampung pada Rabu dinihari, 17 Agustus," ujarnya

Mereka menjarah semua perabotan dan barang berharga di dalam rumah korban. Mulai dari tiga unit AC atau pendingin ruangan, belasan guci antik yang bernilai harga jual tinggi, serta peralatan dapur untuk memasak.

Sejauh ini kita baru menerima dua laporan dari korbannya. Salah satu korban mengalami kerugian hingga 40 juta rupiah, dalam bentuk barang berharga.

"Tim Tekab 308 berhasil menyita barang bukti belasan guci antik dan sepeda motor milik pelaku yang digunakan saat beraksi,"katanya.

Sementara pelaku AS berdalih aksi kejahatan yang dilakukannya, lantaran terdesak tidak memiliki pekerjaan tetap untuk menafkahi istri dan dua anaknya. Uang hasil kejahatannya telah habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari.

"Uang penjualan AC sudah habis untuk makan dan beli baju anak. Sisanya saya bagi dengan temen-temen saya,"ujarnya.

Polisi menjerat pelaku dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, serta terancam hukuman pidana selama 7 tahun penjara.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar