#LAMTENG

Pelaku Penusukan Dijebloskan ke Bui

( kata)
Pelaku Penusukan Dijebloskan ke Bui
Kantor Sat Reskrim Polres Lampung Tengah. Lampost.co/Raeza Handanny Agustira


Gunungsugih (Lampost.co) – Polisi menangkap dua pelaku terkait kasus penusukan yang terjadi di jembatan Way Seputih, Kecamatan Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah. Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 351 Ayat 2 KUHPidana dan atau 170 KUHPidana, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Kedua pelaku berinisial AR (39) dan FZ (45), merupakan warga Kampung Tanjung Harapan, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah. Mereka ditangkap pada Jumat, 2 Desember 2022.

Penusukan itu berawal saat kendaraan roda empat antara korban dan pelaku bersenggolan di jembatan Way Seputih, Kecamatan Gunungsugih. "Pada saat itu, korban bersama tiga orang adiknya menggunakan kendaraan roda empat melintas di jembatan Way Seputih menuju Bandarjaya, lalu bersenggolan dengan kendaraan roda empat milik para pelaku saat melintas," kata Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edi Qorinas, Minggu, 4 Desember 2022.

Setelah bersenggolan korban turun dari kendarannya, untuk melihat kondisi mobilnya. Tiba-tiba salah satu pelaku meneriaki korban, untuk melihat kondisi mobil yang dikendarai pelaku. "Karena korban merasa tidak bersalah, lalu terjadi perdebatan sampai perkelahian antara kedua pelaku dan korban," kata kasat.

Lalu pelaku AR mengeluarkan pisau garpu dan langsung menikam korban pada bagian berut belakang sebelah kiri. Korban yang terluka lalu berlari mencari pertolongan. Tidak lama kemudian tim Alap-Alap Sat Samapta Polres Lamteng yang sedang melakukan patroli melintas di lokasi membawa korban ke Puskesmas terdekat. "Namu karena korban mengalami luka berat, maka dibawa ke rumah sakit terdekat," kata dia.

Sementara itu, anggota Sat Samapta yang lainnya langsung mengamankan para pelaku di lokasi kejadian dan menghubungi Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini, kedua pelaku berikut barang bukti sudah kami tahan di Mapolres Lampung Tengah guna proses menyidikan lebih lanjut," kata kasat.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar