#pencurian#lampungutara

Pelaku Penodongan Sopir Pikap di Desa Blambangan Lampura Ditangkap

( kata)
Pelaku Penodongan Sopir Pikap di Desa Blambangan Lampura Ditangkap
Pelaku penodongan terhadap sopir mobil pikap menjalani perawatan medis usai beraksi di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Desa Blambangan, Blambanganpagar, Lampung Utara, Sabtu, 27 November 2021. Istimewa


Kotabumi (Lampost. co) -- Polsek Abungselatan,  Lampung Utara membekuk satu dari dua pelaku penodongan terhadap sopir mobil pikap Daihatshu Grand Max dengan nomor polisi (nopol) BE-8946-CX yang melintas di Jalan Lintas Sumatera Desa Blambangan, Blambanganpagar daerah setempat, Sabtu (27/11/2021), pukul 05.00 WIB.                            

Dari penangkapan tersangka, petugas menyita barang bukti sebuah ponsel merek Oppo dan sebuah tas warna abu-abu yang berisi dompet, kartu ATM,  KTP,  SIM milik korban.

Sementara rekan tersangka lainnya yang sudah teridentifikasi berhasil kabur. Tersangka berinisial RD (25), warga Desa Blambangan, Blambanganpagar,  Lampung Utara.

Kapolsek Abungselatan, Lampung Utara, AKP Haryono mengatakan tersangka ditangkap usai menodong Andi (25), sopir mobil pikap, yang melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Desa Blambangan, Blambanganpagar, Lampung Utara, Sabtu, 27 November 2021, pukul 03.00 WIB.  

"Tersangka ditangkap beberapa jam usai melakukan aksi penodongan terhadap korban yang dilakukan bersama rekannya yang DPO," ujar kapolsek.  

Baca juga: Sopir Truk Jadi Korban Penodongan Empat Pemuda di Kotabumi

Haryono juga menjelaskan tersangka ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian yakni di salah satu areal stasiun Desa Blambangan . 

"Tersangka kini menjalani perawatan tim medis, karena ia terjatuh dan tubuhnya terbentur besi dan batu di areal stasiun saat ia melarikan diri," terangnya.                                

Adapun kronologi peristiwa bermula dari korban mengendarai mobil dan tiba-tiba laju kendaraan dihentikan oleh tersangka bersama rekannya (DPO). Saat korban membuka kaca mobil, salah satu pelaku menodongkan sebilah golok ke arah leher korban dengan mengancam meminta uang dan hape. Karena korban tidak memberikan, pelaku merampas kunci kontak mobil berikut barang berupa tas berisikan dompet, uang Rp500 ribu,  KTP,  ATM, dan SIM. Setelah merampas barang milik korban, kedua pelaku kabur. Sedangkan korban langsung melapor ke kantor Polsek. Petugas polsek langsung melakukan pengejaran pelaku ke arah stasiun desa setempat dan satu pelaku dapat ditangkap. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar