#kriminal#jambret#beritalampura

Pelaku Penjambretan di Tanjungaman Diringkus Petugas

( kata)
Pelaku Penjambretan di Tanjungaman Diringkus Petugas
Petugas Polres Lampung Utara mengamankan pelaku penjambretan, Senin (29/6/2020), malam. Foto: Dok/Polres Lampura

Kotabumi (Lampost.co): Anggota Tekab 308 Reskrim Polres Lampung Utara meringkus pelaku jambret tas saat bersembunyi di rumah kontrakan Desa Bumiraya, Abung Selatan, Senin, 29 Juni 2020, sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti sebuah ponsel merek Oppo milik korban dan sepeda motor milik pelaku yang dipergunakan untuk melakukan aksi kejahatan. Pelaku yakni Syarip Hidayatullah (27), warga Kelurahan Kelapatujuh, Kotabumi, Lampung Utara.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Gigih mewakili Kapolres Lampura AKBP Bambang Yudho Martono mengatakan pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/621/B/VI/2020/Polda Lampung/Res LU tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan tertanggal 4 Mei 2020 dengan korban Hairani (50) warga Gg. Punai, Tanjungaman, Kotabumi.

"Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil kita amankan saat sedang berada di kontrakan di Desa Bumiraya, Abung Selatan," katanya, Selasa, 30 Juni 2020.

Dia mengatakan pelaku masih terus menjalani pemeriksaan dan masih bungkam dan berbelit-belit dalam memberikan pengakuan terhadap petugas.

"Hingga saat ini kami masih terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus tersebut dan tidak menuntup kemungkinan ada keterlibatan kasus kejahatan lainya," ujarnya.

AKP Gigih mengatakan kronologi kejadian terjadi pada 4 Mei 2020. Pada saat itu korban sedang berjalan pulang menuju ke rumah di Gg. Punai Surya dekat Kafe Wan Ajo, Tanjungaman dengan berjalan kaki. Tiba-tiba datang pelaku dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih langsung merampas tas milik korban hingga korban terjatuh.

Kemudian pelaku kabur ke arah jalan raya dengan membawa tas korban yang berisikan 1 unit ponsel merek Oppo F9 warna unggu, 1 unit ponsel Oppo A37 warna gold, uang Rp8.950.000 dan surat dan dokumen berharga lainnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar