#beritalampung#beritalampungterkini#kriminal#pencabulan

Pelaku Pencabulan di Tulangbawang Terancam Tiga Pasal

( kata)
Pelaku Pencabulan di Tulangbawang Terancam Tiga Pasal
Ilustrasi. Dok


Menggala (Lampost.co) -- Tim gabungan Polres Tulangbawang menangkap WH (39), warga Kampung Gedungmeneng Induk, Kecamatan Gedungmeneng, Tulangbawang, yang menjadi pelaku pencabulan. Pelaku terancam tiga pasal karena saat ditangkap, petuga turut mengamankan senjata api dan narkoba jenis sabu-sabu.

"Kami menangkap pelaku, Sabtu, 24 September 2022, pukul 03.00 WIB. Pelaku ditangkap saat sedang berada di rumahnya," kata Kapolres Tulangbawang, AKBP Hujra Soumena, Minggu, 25 September 2022.

Baca juga: Polres Tanggamus Tangkap Dua Bandar Sabu 

Kapolres  menjelaskan berdasar keterangan ibu korban, aksi pencabulan yang menimpa putrinya terjadi, Sabtu, 27 Agustus 2022, sekitar pukul 01.00 WIB. Kala itu, terdapat seorang lelaki menggedor pintu rumah saat ia tengah menjaga suaminya yang terbaring sakit.

Kemudian korban berinisiatif membukakan pintu. Di saat bersamaan terdengar teriakan korban meminta tolong.

"Tiba-tiba korban berteriak sehingga ibunya langsung ke luar kamar dan melihat korban sedang dipeluk pelaku dari belakang. Sambil memeluk, pelaku juga menodong kepala korban dengan senpi dan berkata 'diam-diam kamu jangan ngomong'. Karena peristiwa tersebut dilihat langsung ibu korban, tiba-tiba pelaku langsung pergi dari rumah korban," ujarnya.

Dia menambahkan peristiwa yang menimpa korban baru dilaporkan ke Mapolres Tulangbawang, Jumat, 23 September 2022. Hal itu lantaran korban merasa ketakutan dan tidak berani bercerita.

Tersangka terancam tiga pasal sekaligus, yakni mengenai pencabulan, kepemilikan senjata api, dan narkoba lantaran saat ditangkap didapati senjata api dan sabu-sabu. "Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti senjata api (senpi) rakitan jenis revolver warna silver gagang kayu, 8 butir amunisi aktif kaliber 5,56 mm, dan dua bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,39 gram," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar