#pembunuhan#pasutri#pasalBerlapis#beritalampung

Pelaku Pembunuh Pasutri Dijerat Pasal Berlapis

( kata)
Pelaku Pembunuh Pasutri Dijerat Pasal Berlapis
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto, saat diwawancarai, Jumat (23/11/2018).(Foto:Lampost/Asrul)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pembunuh pasangan suami istri Sukirman (62)  seorang kontraktor tebang tebu dan istrinya Misenim (48) yang mayatnya dibuang di Gunungkapal, Natar, Lampung Selatan, pada (17/10/2018), bakal didakwa pasal berlapis.

Pelaku Sugiman bakal dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati, subsider pasal 365 ayat (3) tentang Pencurian kekerasan hingga menyebabkan korban tewas, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Kemudian Warno dan Wardi dijerat pasal 340 KUHP, subsider 365 ayat (3), dan subsider 378 KUHP tentang Penipuan.

"Kami jerat pasal berlapis, dipastikan mereka merencanakan pembunuhan ini," ujar Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung, melalui Kasubdit III Jatanras, AKBP Ruli Andi Yunianto, Jumat (22/11/2018).

Saat ini, penyidik masih terus melengkapi berkas perkara, dan akan memeriksa beberapa saksi lainnya. Khusunya untuk mengetahui, berapa total kerugian korban yang sebenarnya, dan dari mana saja uang Rp150 juta yang hendak digandakan, apakah uang korban sendiri atau ada beberapa uang orang lain. 
Awalnya korban memang curhat dengan pelaku Warno soal utang piutang, disitulah warno bersama Wardi menawarkan pengadaan uang, dimana Sugiman bisa melakukan hal tersebut, walau sebenarnya sama sekali bohong.
"Nanti kita periksa lagi saksi-saksi lainnya," kata Ruli..

Tersangka Sugiman juga merupakan residivis dengan perkara penipuan penggandaan uang tahun 2016 yang ditangkap oleh Polres Lampung Selatan, dan divonis 8 bulan penjara.

"Jadi ada kesamaan tempat Sugiman mengontrak di Seputih Mataram, dan mobil korban yang ditinggal di Seputih Mataram, dengan modus penipuan dari kasus tersebut, disitulah kami melakukan Lidik," katanya.

Namun, menurut Ruli, tersangka Warno dan Wardi, hingga saat ini masih belum mengakui perbuatannya. Dari keterangan tersangka Sugiman, Wardi dan Warno yang membunuh' Misenim dengan senja tajam, kemudian Sukirman lari turun dari Gunungkapal, Natar, dan dibunuh oleh Sugiman. "Tapi kami sudah kantongi bukti yang cukup," katanya.

Asrul Septian Malik








Berita Terkait



Komentar