#materai#bandarlampung

Pelaku Kasus Pencurian Materai di Bandar Lampung Belum Terungkap

( kata)
Pelaku Kasus Pencurian Materai di Bandar Lampung Belum Terungkap
Ilustasi. Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Hampir dua bulan kasus pencurian materai milik PT. Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung senilai Rp1,5 miliar tak kunjung menemui titik terang. Meski otak pencurian sudah diketahui identitasnya namun polisi belum bisa menangkap pelaku.

Diketahui, Mobil ekspedisi Indah Cargo dari perusahaan BUMN Damri mengangkut dua karung materai 10.000 sebanyak 150 lembar dari Jakarta. Setelah sampai di Kantor Cabang PT. Pos Indonesia Bandar Lampung pada hari Rabu 11 Mei 2022, terdapat satu karung tidak ada atau hilang.

Pengamat Hukum Universitas Lampung (Unila) Yusdianto menekankan kepada Polresta Bandar Lampung untuk segera menyelesaikan kasus tersebut agar tidak menimbulkan pertanyaan publik.

Jika ada salah satu dari komplotan pencurian materai yang sudah tertangkap untuk segera diberitahukan ke masyarakat. Misalkan penadah atau rekan pelaku yang turut terlibat kasus tersebut.

"Kita meminta kepada aparat kepolisian untuk segera mengungkap pihak-pihak yang terlibat. Apakah itu terduga pihak internal atau pihak luar atau pihak lainnya yang menyebabkan barang ini hilang, segera diberitahukan ke masyarakat agar tidak menimbulkan pertanyaan," ujarnya, Senin,18 Juli 2022.

Terpisah, Ketua Lampung Police Watch (LPW) M. D, Rizani mengatakan asumsi publik yang sangat dikhawatirkan karena lamanya pengungkapan kasus ini adalah dugaan keterlibatan orang penting di komplotan pencurian materai.

Baca Juga : Pencurian Ratusan Ribu Materai di Lampung Diusut

"Agar asumsi publik tidak semakin liar, cepat dipublikasikan hasil penyelidikan apakah sudah ada yang tertangkap atau belum,"ujarnya.

Walaupun pelaku utama belum tertangkap karena berpindah-pindah ia menyatakan untuk berkoordinasi dengan Polres yang ada diluar Bandar Lampung untuk meringkus pelaku.

"Karena terkait hal ini, tentu masyarakat menduga adanya keterlibatan orang penting dalam komplotan pencurian materai ini," ujarnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku utama pencurian materai tersebut.

"Sampai saat ini kami terus monitor dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang posisinya selalu berpindah-pindah persembunyian," katanya.

Ia juga menjelaskan sudah memeriksa puluhan saksi dalam perkara tersebut, diantaranya petugas kantor pos KCU Bandar Lampung, pihak ekpedisi pengangkut materai dan beberapa saksi dari unsur yang terkait dengan pembelian maupun penjualan materai.

"Maaf belum dapat dipulish, dikhawatirkan nanti pelaku berusaha kabur ke tempat lain," katanya.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar