#ekonomi

Pelaku Ekonomi Kreatif Dibutuhkan di Berbagai Sektor

( kata)
Pelaku Ekonomi Kreatif Dibutuhkan di Berbagai Sektor
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian (kiri). (Foto: MI/Mohamad Irfan)

Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) diminta untuk memperhatikan nasib para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Tenaga mereka dinilai bisa dialihkan untuk membantu sektor lain.
 
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian memberi contoh sektor pendidikan yang dinaungi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), misalnya. Saat ini, sektor tersebut membutuhkan tenaga yang bisa membuat konten digital kreatif.
 
"Sifatnya seperti iklan layanan masyarakat. Misalnya seperti mudik. Bisa juga untuk pendidikan formal, untuk PAUD, SMP, dan lain-lain. Nanti bisa dikomunikasikan dengan Mendikbud Nadiem," ujar Hetifah, dalam rapat kerja bersama Kemenparekraf secara virtual, Jakarta, Jumat, 8 Mei 2020.

Selain itu, dia juga mengingatkan Kemenparekraf agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak wabah covid-19 telah mengikuti program kartu prakerja. Berdasarkan data pada 11 April, sebanyak 189.585 pelaku ekonomi kreatif didaftarkan untuk mengikuti program kartu prakerja.
 
"Apakah mereka sebagian atau seluruhnya sudah mendapatkan bantuan tersebut. Sebab, Kemenko Perekonomian selalu mengeluhkan tidak ada data lengkap pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak by name by address. Ini kesempatan kita kalau punya data itu," ujar Politikus Golkar itu.
 
Hetifah juga mengingatkan Kemenparekraf untuk meningkatkan koordinasi dengan dinas pariwisata seluruh wilayah Indonesia, agar membantu para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif ketika mengakses program kartu prakerja.

Medcom



Berita Terkait



Komentar