#modus#pembobolanatm

Pelaku Diduga Selipkan Klip Kecil di Lubang Keluar Kartu

( kata)
Pelaku Diduga Selipkan Klip Kecil di Lubang Keluar Kartu
Petuga sedang memeriksa ATM BNI di Jalan Zainal Abidin Pagaralam yang diduga hendak dibobol. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Modus baru upaya pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) BNI di Jalan Zainal Abidin Pagaralam dengan menempelkan klip kaca kecil pada lubang tempat keluarnya kartu.

Kejadian berawal saat Arif Budiman hendak mentransfer uang di ATM BNI. Namun, setelah mengirim uang kartu ATM tidak dapat diambil.

Kemudian tidak lama datanglah dua orang pria yang memberi sebuah kertas yang tertera nomor telepon untuk dihubungi. Lalu kedua pria tersebut pergi meninggalkan Arif.

"Saya telepon saja nomor yang dikasih oleh kedua pria tersebut untuk memancing. Ternyata yang angkat telepon wanita," ujarnya kepada Lampost.co, Senin malam, 19 Oktober 2020.

Kemudian sebelum mereka datang, dia menghubungi sahabatnya agar datang ke ATM. Setelah tiga puluh menit datanglah dua orang yang berbeda. Dua orang sebelumnya pergi tidak jauh dari lokasi kejadian.

Berita terkait: Dua Pria Diamankan Diduga Hendak Bobol ATM

Setelah dua orang itu datang, korban sontak meneriakkan mereka dan dua orang langsung kabur, yang akhirnya warga yang mendengar langsung mengejar.

"Pakai motor Beat BE-6640-AQ kabur, yang tertangkap Fino B-4165-FSP, dua orang tersebut membawa senjata tajam,"  ujarnya.

Saat ini tempat kejadian perkara (TKP) di ATM BNI telah dipasang garis polisi oleh Polsek Kedaton. Sejumlah petugas tampak melakukan pemeriksaan di lokasi.

Sebelumnya, pria payu baya dihakimi massa karena hendak menipu seseorang yang sedang menarik ATM BNI di Jalan Zainal Abidin. Senin 19 Oktober 2020. 

Saat itu Arif Budiman sedang mentransfer di ATM BNI tersebut. Namun, setelah mengirim kartu  ATM-nya tidak keluar karena terganjal. Lalu datang empat orang pria memberi kertas untuk menghubungi nomor yang di dalam kertas tersebut. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar