#pencabulan#kekerasanseksual

Pelaku Cabul dan Penyebar Video Asusila di Lampura Ditangkap

( kata)
Pelaku Cabul dan Penyebar Video Asusila di Lampura Ditangkap
Ilustrasi: Medcom.id


Kotabumi (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara menangkap pelaku cabul dan penyebar video aksi asusila dengan pacarnya. Tersangka beralasan perbuatan bejatnya karena takut korban memutuskan hubungan karena keduanya berstatus sedang berpacaran.

Perbuatan tersangka membuat korban nekat hendak bunuh diri di Jembatan Way Batanghari di Kelurahan Sidangsari, Kotabumi, Selasa, 30 November 2021. Kini tersangka berinisial TD (19), warga Desa Sawojajar, Kotabumi Utara, masih menjalani proses penyidikan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Eko Rendi Oktama mengatakan korban berusia 15 tahun dan berstatus siswi di salah satu SMK di Kotabumi. Keduanya selama ini berpacaran. 

"Tersangka telah mencabuli korban yang merupakan pacarnya. Kemudian tersangka menyebarkan konten video perbuatan cabul tersebut," ujar Kasat di Mapolres, Rabu, 1 Desember 2021.

Baca juga: Seorang Anak di Lampura Diduga Dicabuli Tetangga

Eko menambahkan dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui perbuatan bejatnya terhadap korban. Tersangka melakukan perbuatan itu di salah satu rumah indekos di Desa Sawojajar, Kotabumi Utara.  

"Karena dia (korban, red) mau memutusin hubungan, saya menyebarkan videonya," kata Kasat menirukan pengakuan tersangka. 

Dari hasil penyidikan dan keterangan saksi korban dan warga, perbuatan itu berawal pada 26 November 2021. Saat itu tersangka mengajak korban ke indekosannya dan korban tidak menolak. Selanjutnya, keduanya terlibat obrolan.

Selanjutnya, tersangka meminta korban untuk melayani hawa nafsunya layaknya sepasang suami istri. Pada waktu itu terjadi pencabulan oleh tersangka terhadap korban.  

"Tersangka mengajak korban untuk datang ke indekosannya. Setelah terlibat obrolan, tersangka kemudian meminta korban untuk melakukan perbuatan layaknya suami istri. Perbuatan itu tersangka rekam," ujar Eko.

Baca juga: Dua Keluarga Bocah Korban Pencabulan di Lampura Lapor Polisi

Menurutnya, perbuatan tersangka itu membuat korban trauma karena merasa takut dan malu, terutama kepada keluarganya. Korban pun sempat berupaya bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan pada Selasa, 30 November 2021. 

"Perbuatan tersangka membuat korban trauma, takut, dan malu kepada keluarganya dan sempat berupaya bunuh diri dengan meloncat dari jembatan. Beruntung, warga dapat menggagalkan aksi korban. Akhirnya keluarga melaporkan aksi tersangka ke Polres Lampung Utara," ujarnya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar