#Begal
Kriminalitas

Pelaku Begal Ditangkap di Jalintim usai Tujuh Kali Beraksi

( kata)
Pelaku Begal Ditangkap di Jalintim usai Tujuh Kali Beraksi
Terduga begal yang dibekuk polisi di Rumbia Lamteng. Dok Polres

GUNUNG SUGIH (Lampost.co) --Setelah tujuh kali melakukan aksi begal di sejumlah tempat, petualangan Irwansani (31) warga Kampung Teluk Dalam Ilir, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah, terhenti. Jajaran Polsek Seputih Mataram membekuk Irwansani terkait perampasan sepeda motor di Jalan Lintas Timur, di Kampung Sendang Agung, Kecamatan Bandar Mataram.

Kapolsek Seputih Mataram Iptu Arief Wiranto, mewakili Kapolres AKBP I Made Rasmamengatakan, tersangka mengaku telah beraksi sebanyak tujuh kali di tempat-tempat berbeda sebelum tertangkap pada Minggu 3 November 2019.

"Pelaku ditangkap di rumahnya terkait kasus pembegalan terhadap korban Muhammad Khoirul Anam (25)warga Kampung Sumber Bahagia Kecamatan Seputih Banyak. Berdasarkan Laporan Polisi No.LP/456 -B/X/2019/Res Lamteng/Sek Semat, korban mengalami pembegalan pada 27 Oktober 2019 lalu," ujarnya.

Ia menjelaskan, saat itu korban tengahmelaju dari arah Seputih Banyak menuju Pasar Mandala. Setibanya di jalan lintas timur, Kampung Sendangagung, tiba-tiba korban dipepet oleh dua orang pelaku dan salah satu pelaku mencabut kunci kontak sepeda motornya, sehingga berhenti.

Kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam sejenis golok dan diarahkan ke korban hingga melukai tangan korban. Tetapi korban masih tetap melawan, sehingga dipukuli dengan besi sampai korban mengalami memar di bagian punggung.

Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan. Dari beberapasaksi yang diperiksa, polisi menemukan petunjuk mengarah kepada salah satu terduga pelaku Irwansani. Ketika yang bersangkutan diketahui tengah berada dirumah, polisi segera melakukan penangkapan.

"Selain membekuk pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa baju yang dipakai pelaku saat kejadian, dompet pelaku berisikan KTP an. Irwansani dan Atm BRI, Hp pelaku merk LG, besi alat pelaku saat melancarkan kejahatan dan sepeda motor beat warna merah putih," tambahnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku Irwansani dijerat tindak pidana pencurian dengan kekerasan Pasal 365 KUHPidana dengan Ancaman hukuman12 tahun Penjara.

Winarko



Berita Terkait



Komentar