#pemerasan#asusila

Pelaku Ancam Sebar Foto dan Video Tanpa Busana di Way Kanan Adalah Pacar Korban

( kata)
Pelaku Ancam Sebar Foto dan Video Tanpa Busana di Way Kanan Adalah Pacar Korban
Pelaku saat diamankan petugas beberapa hari lalu. Dok Polres Way Kanan


Waykanan (Lampost.co) -- Pelaku yang mengancam sebar foto dan video tanpa busana di Waykanan merupakan pacar korban. Pada kasus tersebut, tidak ada pelaku lain yakni pelaku tunggal dan tidak ada korban lain. Hal itu disampaikan Kapolsek Gununglabuhan Iptu Abdul Haris. 


Dia menuturkan peristiwa bermula saat korban Tri (24) dalam perjalanan hendak pulang ke rumahnya dan menerima chat via WhatsApp(WA) dari pelaku. Dalam chat tersebut, pelaku meminta korban untuk mengirimkan uang sebesar Rp2 juta.

Kemudian korban langsung menemui saksi Ira untuk meminjam uang tersebut. Setelah bertemu Ira, ternyata Ira tidak memiliki uang. Namun, Ira curiga karena korban sering meminjam uang sehingga Ira bertanya kepada korban untuk apa uang itu.

Lalu korban menceritakan bahwa pelaku mengancam dan menakut – nakuti korban untuk menyebarkan foto dan video korban yang tidak menggunakan pakaian di media bila tidak menyerahkan uang.

Baca juga: Ancam Sebar Foto Bugil, Warga Way Kanan Peras Korban Jutaan Rupiah

Perbuatan pelaku ini sudah dilakukan 3 (tiga) kali yaitu pada Agustus 2020 sekitar Rp1,5 juta, pada November 2020 sekitar Rp3 juta dan pada Mei 2021 sekitar Rp4 juta.

Terakhir pada 3 Desember 2021 kembali meminta uang sebesar Rp2 juta namun tidak diberikan oleh korban. Atas kejadian tersebut, korban merasa terancam dan juga telah dirugikan oleh pelaku EN ditaksir senilai Rp8,5 juta.

Adapun kronologis penangkapan pelaku pada Senin, 20 Desember 2021, sekitar pukul 15.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Gununglabuhan mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Dusun Sisip, Desa Tanjung, Kecamatan Tujuhkoto, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Berdasarkan informasi tersebut, unit Reskrim Polsek Gununglabuhan dan Panit 1 Polsek Baradatu Aipda Andri berkoordinasi dengan Polsek KotoBaru, Polres Dharmasraya, Polda Sumatera Barat melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka tanpa perlawanan. 

Selanjutnya, tersangka langsung dibawa ke Polsek Gununglabuhan untuk diperiksa lebih lanjut. Pelaku berinisial EN (25) warga Kampung Bengkulurejo, Kecamatan Gununglabuhan, Kabupaten Waykanan.

Atas perbuatannya, pelaku dapat dikenai Pasal 368 KUHP dan atau Pasal 369 KUHP tentang pemerasan dengan pidana penjara maksimal 9 tahun.

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar