#humaniora#siswaberprestasi#olimpiade

Pelajar SMPN 2 Bandar Lampung Wakili Indonesia di Ajang Dunia

( kata)
Pelajar SMPN 2 Bandar Lampung Wakili Indonesia di Ajang Dunia
Tsabita Putri Mahyundari, Wahyudhy Nuril Akbar dan Muhammad Rizaki didampingi dan Kepala SMP Negeri 2 Bandar Lampung, M. Badrun dan Pj Standar Proses Dan Pembina Olympiade, Asep Sudrajat di SMP Negeri Bandar Lampung, Rabu (17/7/2019). Foto: Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bandar Lampung terus mengumpulkan pundi-pundi prestasi mengharumkan nama daerahnya. Mulai dari prestasi lokal, nasional dan internasional terus ditorehkan oleh sekolah yang beralamatkan di Jalan Pramuka, Raja Basa, Bandar Lampung ini.

Pada event Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC) yang berlangsung di Singapura 6-9 Juli 2019 kemarin, sekolah tersebut mengirim Tsabita Putri Mahyundari, Wahyudhy Nuril Akbar dan Muhammad Rizaki untuk berlaga. Namun Tsabita Putri Mahyundari dan Wahyudhy Nuril Akbar yang mendapatkan perunggu.

Selanjutnya Tsabita Putri Mahyundari dan Wahyudhy Nuril Akbar akan mewakili Indonesia untuk berkompetisi diajang berikutnya yakni International Junior Math Olympiad (IJMO) di Kuala Lumpur pada 26-29 Juli 2019. Selain di bidang matematika, SMP Negeri 2 Bandar Lampung juga akan mengirimkan Annisa Vidya Asmara dan Ratu Kirana Syifa K untuk berlaga di Internasional Sains Olympiad di Kuala Lumpur juga pada 26-29 Juli 2019.

Siswi SMP Negeri 2 Bandar Lampung Kelas 8, Tsabita Putri Mahyundari menceritakan dirinya berkompetisi bersama 1.600an orang dari 32 negara di ajang SIMOC kemarin. Ia juga menceritakan dalam event tersebut dirinya mengalami kesulitan berbahasa inggris untuk berkomunikasi disana.

"Selain itu ketika mengerjakan soal matematika dalam waktu 90 menit yakni 15 soal pilihan ganda dan 10 soal essai, ada beberapa soal yang tidak dikerjakan karena lupa rumusnya dan terkendala waktu," katanya saat di temui disekolahnya, Rabu (17/7/2019).

Meskipun begitu dirinya bertekat dan optimis terus belajar dan berlatih supaya bisa mendapatkan emas di ajang International Junior Math Olympiad (IJMO) di Kuala Lumpur pada 26-29 Juli 2019 mendatang. "Kedepan saya harus bisa bahasa inggris. Kemudian pelajaran geometri, persamaan garis dan logika matematika harus lebih dikuasai lagi," kata Warga Jalan Purnawirawan Raya Swadaya 7 C Nomor 38 Gunung Terang ini.

Kepala SMP Negeri 2 Bandar Lampung, M. Badrun mengatakan sekolahnya terus meningkatkan prestasi dibidang akademik dan non akademik. Pihaknyapun terus memberikan pelatihan-pelatihan bagi peserta didiknya untuk berprestasi ditingkat lokal, regional, nasional dan internasional.

Triyadi Isworo

Berita Terkait

Komentar