#liburan#pelajar#beritalampung

Pelajar SD dan SMP Dapat Libur 2 Minggu

( kata)
Pelajar SD dan SMP Dapat Libur 2 Minggu
dokumentasi pixabay.com

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendapatkan libur semester selama dua minggu dimulai sejak 21 Desember 2018 setelah bagi raport dan masuk lagi pada 7 Januari 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana Novel. Ia mengatakan untuk tingkat SD dan SMP di Kota Bandar Lampung membagikan raport atau buku yang berisi keterangan mengenai nilai belajar selama sekolah pada jumat, 21 Desember 2019.

"Libur sekolah untuk SD dan SMP mulai 21 Desember 2018 ini. Tapi kalau ada sekolah yang bagi raport duluan yang tidak apa-apa," katanya kepada Lampung Post, Senin (10/12/2018).

Kemudian ia mengatakan untuk masuk sekolah kembali disemester selanjutnya dimulai pada Senin, 7 Januari 2019 mendatang. "Masuk sekolah tanggal 7 Januari 2019. Langsung efektif belajar mengajar ditingkat SD dan SMP," katanya.

Sementara itu, Siswa untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Lampung direncanakan pembagian raport atau buku yang berisi keterangan nilai belajar sekolah pada 21 Desember 2019 ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Bandar Lampung, Suharto. Ia mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat memutuskan untuk siswa-siswi SMA akan dibagikan raport pada Jumat 21 Desember 2018. Kemudian memasuki libur semester dan masuk kembali pada 7 Januari 2019.

"Untuk di SMA, hasil rapat kita bagi raport pada tanggal 21 Desember ini. Kemudian libur dan masuk kembali pada 7 Januari 2019," katanya kepada Lampung Post, Senin (10/12).

"Begitu masuk, kegiatan belajar langsung dimulai secara efektif kembali," kata Kepala Sekolah SMAN 9 Bandar Lampung ini.
 
Ia menjelaskan untuk semester selanjutnya pihaknya sudah mempersiapkan program-program pembelajaran sesuai dengan kalender pendidikan. "Persiapan semester selanjutnya sudah dimulai, kita langsung fokus mengefektifkan proses belajar mengajar. Kemudian peningkatan mutu pendidikan serta persiapan anak-anak kelas 12 untuk menghadapi ujian nasional," tutupnya.

 

Triyadi Isworo



Berita Terkait



Komentar