#begal

Pelajar Begal Babak Belur Dihakimi Massa Merak Belantung

( kata)
Pelajar Begal Babak Belur Dihakimi Massa Merak Belantung
Dua begal yang babak belur dihajar massa di Pantai Merak Belantung, Kalianda. Dok Warga

Kalianda (Lampost.co) -- Dua begal yang masih berstatus pelajar menjadi bulan-bulanan warga karena aksinya membegal motor seorang tukang ojek diketahui. Kedua pelaku beraksi membegal tukang ojek di kawasan Pantai Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Rabu, 12 Februari 2020, sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, kejadian bermula pada saat kedua pelajar, RI (19) dan HO (19), keduanya warga Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan, minta diantar ojek milik Aditya Nurohman (30) dari SPBU Pasir Putih, Kecamatan Katibung.

Kedua pelaku minta diantar ke Kalianda. Aditya yang menggunakan sepeda motor Mio Sporty tidak curiga dan langsung mengantar keduanya sekaligus. Sesampainya di simpang Merakbelantung, kedua pelaku minta diantar ke Pantai M Beach.

Namun, setibanya di depan pintu masuk pantai atau masih di jalan raya, salah seorang pelaku merampas kunci sepeda motor. Kontan saja korban melawan sambil teriak minta tolong membuat warga sekitar berhamburan ke luar rumah mencari sumber suara.

Setelah mengetahui ada pembegalan, warga sekitar beramai-ramai menghakimi kedua pelaku yang sudah tidak bisa melarikan diri hingga babak belur. Beruntung tidak lama berselang anggota Polsek Kalianda datang mengevakuasi pelaku yang sudah babak belur ke mapolsek.

Petugas sempat mengalami kesulitan saat mengevakuasi kedua tersangka karena warga sudah tersulut emosi. "Babak belur digebukin warga untung pak polisi cepat datang mengamankan keduanya," kata Wahid (47), warga setempat.

Kapolsek Kalianda Iptu Dedi Suhendi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa yang terjadi. "Sudah kami amankan dari amukan massa, sekarang dibawa ke Rumah Sakit Bob Bazar," ujarnya singkat.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar