#proyek#infrastruktur

Pekerjaan Drainase Jalinsum Lampura Disoal Warga

( kata)
Pekerjaan Drainase Jalinsum Lampura Disoal Warga
Tumpukan material yang dibiarkan begitu saja sampai ke badan jalan. Lampost.co/Fajar Nofitra


Kotabumi (Lampost.co) -- Pembangunan drainase yang berada di pinggir jalan lintas Sumatra (Jalinsum) Desa Bandar Putih, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, mulai mengalami kerusakan. Padahal pengerjaan belum selesai seluruhnya.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, pembangunan infrastruktur siring pasang yang berada di jalan negara itu tampak mulai mengalami kerusakan di sejumlah titik. Meski masih dalam tahap pengerjaan, tampak dasar siring telah mengelupas bahkan ada genangan air karena tak mengalir.

"Pengerjaan jangan semaunya, harus dimaksimalkan karena ini di pinggir Jalinsum. Sebab getarannya kuat sehingga bila tidak bagus akan mengalami kerusakan akibat getaran dari kendaran yang melintas. Lihat saja sudah mulai ada yang mengelupas sehingga air mampet tak mengalir begini," kata salah seorang warga sekitar, Fadli, Sabtu, 27 November 2021.

Selain pekerjaan yang terkesan asal jadi, warga juga menyoroti tidak adanya papan informasi yang memuat tentang nilai pagu, jumlah pekerjaan, dan waktu dibutuhkan.

"Apalagi material seperti pasir dan batu ditumpuk di badan jalan, mengganggu pengguna jalan dan dikhawatirkan bisa menyebabkan kecelakaan pengendara yang melintas karena tidak adanya rambu peringatan," tambahnya.

Ari, salah satu pengendara yang melintas juga mengeluhkan penumpukan material proyek yang memakan hampir setengah badan jalan. Bahkan pada awal pengerjaan melewati garis batas membelah duanya.

"Bahkan ada kabar sempat terjadi kecelakaan akibat material proyek ini, dan korbannya sampai masuk rumah sakit. Pemandangan itu hampir dapat dilihat di sepanjang jalinsum mulai dari Kotabumi - Bukit Kemuning," ungkapnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar