#membangkang#pekerja#irigasi#proyek

Pekerja Proyek Jaringan Irigasi Way Pisang Membangkang

( kata)
Pekerja Proyek Jaringan Irigasi Way Pisang Membangkang
Pengawas Lapangan Dari UPTD PKB Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Ali Wardana saat mengecek proyek pembangunan Jaringan Irigasi Way Pisang Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Selasa (24/9/2019). Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Para pekerja proyek pembangunan Jaringan Irigasi Way Pisang Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, membangkang. Pasalnya, mereka kerap ditegur oleh pengawas lapangan lantaran diduga asal jadi. 

Pengawas Lapangan UPTD Penguji Kontruksi Bangunan (PKB) Kecamatan Palas, Ali Wardana mengaku dirinya kerap menegur para pekerja proyek saluran irigasi itu karena dikerjakan asal jadi. Ia meminta mereka bekerja sesuai dengan rancangan anggaran belanja (RAB) dan gambar. 

"Setiap saya datang selalu saya kasih teguran. Sebab, apa yang saya lihat ada yang tidak sesuai, seperti adukan yang tidak rata dan material pasir dan batu saya minta ganti yang bagus. Kemudian, agar kualitas bagus harus menggunakan mesin molen," kata dia saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa, 24 September 2019.

Ketika ditegur, kata Ali, para pekerja dinilai kooperatif dan mengikuti saran yang diutarakannya. Namun, ketika tanpa pengawasan melekat di lapangan, para pekerja kembali membangkang. 

"Ya, sudah biasa kalau kita pengawas ada di lapangan mereka ikuti semua. Tapi, giliran kita enggak ada dilapangan, ya mereka semaunya saja," kata dia.

Ali mengaku setiap saran dan teguran ia rangkum dalam laporan harian pengawasan yang dibuatnya. Tujuannya untuk koreksi dan perbaikan bagi pihak rekanan. 


"Kalau saya, setiap teguran dan saran saya tulis di buku harian pengawasan. Termasuk soal adukan material itu saya tulis buat koreksi. Kemudian, soal kurang kedalaman pondasi terlalu hanya 5 cm, saya minta kedalaman pondasi mencapai 30 cm," kata dia. 

Sementara itu, Kepala UPTD PKB Kecamatan Palas, Selamet mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui pihak rekanan yang mengerjakan proyek saluran irigasi tersebut. Namun, pihaknya akan menegur pohak rekanan bila pengerjaan itu asal jadi. 

"Sejauh ini kami belum tahu siapa pemilik CV Delta Gumilang Perkasa itu. Coba tanya sama Pengawas Lapangan. Karena dia yang kami tunjuk untuk mengawasi proyek itu," kata dia. 

Terpisah, salah satu pekerja yang enggan namanya disebutkan, pihaknya hanya mengerjakan sesuai intruksi dari atasan mereka. "Maaf, yang kami kerjakan sesuai arahan dari atasan. Kami cuma pekerja dari Pringsewu," ujarnya. 

Armansyah



Berita Terkait



Komentar