#tenagakerja#sertifikasi#tenagaterampil

Pekerja Konstruksi di Pesawaran Ikuti Uji Kompetensi dan Sertifikasi

( kata)
Pekerja Konstruksi di Pesawaran Ikuti Uji Kompetensi dan Sertifikasi
Pekerja Konstruksi di Pesawaran ikuti uji kompetensi dan sertifikasi . Lampost.co/Putra Pancasila Sakti

Pesawaran (Lampost.co) -- Guna meningkatkan kualitas SDM pekerja terampil konstruksi Pemerintah Kabupaten Pesawaran gelar uji kompetensi dan sertifikasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran Fikri, mengatakan uji kompetensi dan sertifikasi ini diikuti 1022 orang tenaga terampil kontruksi yang ada di 11 Kecamatan di Kabupaten Pesawaran.

"Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan keahlian para pekerja kontruksi kita, misalnya kita berkendara motor, semua pasti bisa berkendara tapi yang punya SIM belum tentu semuanya punya, ini lah salah satu tujuan kita, apalagi saat ini berdasarkan undang-undang pekerja kontruksi harus memiliki lisensi terhadap keahliannya," jelasnya usai menghadiri acara uji kompetensi dan sertifikasi Tenaga kerja terampil konstruksi Kabupaten Pesawaran tahun 2019, di Balai desa Kebagusan, Kecamatan Gedongtataan, Senin 4 November 2019.

Dirinya juga menjelaskan, kegiatan ini juga sebelumnya telah dilakukan oleh Pemkab Pesawaran, dimana pada tahun 2018 ada sekitar 870 pekerja yang mengikuti.

"Dan pada tahun itu juga, Pemkab Pesawaran telah mendapatkan penghargaan terhadap penyelenggara uji kompetensi terbaik di Palembang yang dilaksanakan oleh Balai besar bidang jasa konstruksi kementrian pekerjaan umum," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini setiap pekerjaan konstruksi yang dilakukan Pemkab Pesawaran diharuskan para pekerjanya berlisensi. "Sekarang sudah kita mulai semua kegiatan kontruksi kita berlakukan SK3 terkait keselamatan kerja, Jadi itu sudah kita masukkan komponennya kedalam RAB kegiatan," pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar