#KPK#NovelBaswedan

Pekan Depan Penyerang Novel Baswedan Diadili 

( kata)
Pekan Depan Penyerang Novel Baswedan Diadili 
Dua tersangka kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. ANTARA/Abdul Wahab

Jakarta (Lampost.co) -- Berkas perkara penyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan telah diterima Pengadilan Negeri Jakarta Utara hari ini. Pelaku penyerangan, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette, disidangkan pekan depan.
 
"Majelis Hakim telah menetapkan hari sidang pertama pada Kamis 19 Maret 2020," ujar Humas PN Jakarta Utara, Djuyamto, melalui keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2020.
 
Majelis hakim dipimpin Hakim Djuyamto. PN Jakut menunjuk Taufan Mandala dan Agus Darwanta sebagai hakim anggota.

Kedua pelaku didakwa melanggar Pasal 355 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, subsider Pasal 353 ayat (2) KUHP juncto pasal 55 ayat (1) KUHP subsider Pasal 351 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menerima barang bukti dan tersangka kasus penyerangan air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan, Selasa, 25 Februari 2020. Berkas perkara selesai disusun dalam 14 hari.
 
Novel disiram air keras sepulang dari Masjid Al-Ihsan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 11 April 2017. Novel dilarikan ke Singapura untuk menjalani operasi mata sejak 12 April 2017.
 
Tim teknis yang mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel menangkap Ronny dan Rahmat di Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis, 26 Desember 2019. Keduanya merupakan polisi aktif dari kesatuan Brimob. Ronny dan Rahmat dijerat dengan Pasal 170 subsider 351 Ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan dan Pengeroyokan dengan ancaman lima tahun penjara.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar