#Kesehatan#VirusKorona

Pejabat Pemkab Tubaba Jalani Rapid Test Antigen

( kata)
Pejabat Pemkab Tubaba Jalani <i>Rapid Test</i> Antigen
Ilustrasi: Medcom.id


Panaragan (Lampost.co) -- Pejabat eselon II dan III Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) menjalani rapid test antigen. Berdasarkan hasil tes seluruh peserta dinyatakan negatif Covid-19.

Pemeriksaan tersebut dipusatkan di Hotel Brugo di kompleks Islamik Center Kabupaten Tubaba, Kamis, 21 Januari 2021. Dari 48 pejabat, dua diantaranya tidak hadir karena dinas luar dan alasan kesehatan.

Pemeriksaan rapid test antigen ini menindaklanjuti temuan sejumlah kasus positif Covid-19. Sebelumnya, sejumlah pejabat dan pegawai di lingkup pemkab setempat dinyatakan positif Covid-19.

"Mereka yang diagendakan mengikuti tes antigen merupakan 25 pejabat eselon II dan 23 pejabat eselon III. Dua pejabat diantaranya tidak hadir," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan setempat, Eka Riana, kepada Lampost.co Kamis, 21 Januari 2021.

Ia mengatakan pemeriksaan ini merupakan tahap pertama. Tes kali ini khusus untuk kepala dinas, kepala badan, dan kepala kantor, serta kepala bagian sekretariat pemkab. Tes untuk pejabat setingkat sekretaris dan kepala bidang SKPD akan dilakukan pada pemeriksaan tahap dua.

"Sesuai perintah pimpinan, ada 48 orang masuk daftar rapid test antigen. Sisanya akan dilakukan pada tahap selanjutnya. Pemeriksaan dipusatkan di Hotel Brugo di Komplek Islamik Center Tubaba, Kamis 21 Januari 2021," kata dia.

Vaksin Covid-19

Terkait vaksinasi Covid-19, ia mengatakan pemkab sudah mengajukan 1.037 dosis vaksin tahap pertama kepada Pemerintah Provinsi. Sasaran vaksin akan dilakukan terhadap seluruh petugas kesehatan yang di 16 puskesmas dan RSUD Tubaba serta pegawai dinas kesehatan setempat.

"Untuk vaksinasi tahap pertama kami mengajukan sebanyak 1.037 dosis dan hanya untuk petugas kesehatan pada fasilitas pemerintah. Untuk petugas kesehatan di fasilitas swasta akan diajukan ditahap kedua," kata dia.

Terkait jadwal vaksinasi, ia mengatakan masih menunggu pengiriman vaksin dari provinsi. Sehingga pemkab belum bisa menetapkan jadwal vaksinasi di tingkat kabupaten.

"Sampai sekarang, pemerintah provinsi belum memberikan jadwal untuk Tubaba terkait dengan pengiriman vaksin dari pemerintah pusat tersebut," kata dia.

Sedangkan untuk peserta vaksin 10 pejabat publik di tingkat kabupaten, pemkab juga belum menetapkan nama-nama pejabat dan tokoh yang masuk dalam.daftar untuk divaksin.

"Untuk pejabat yang akan di vaksin tahap pertama belum ditetapkan. Ini masih akan dikoordinasikan dengan pimpinan setelah vaksin datang," ujarnya.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar