#Kesehatan#VirusKorona

Pegawai Positif Covid-19, 7 Kantor Pemprov DKI Ditutup

( kata)
Pegawai Positif Covid-19, 7 Kantor Pemprov DKI Ditutup
Karyawan melakukan aktivitas di pusat perkantoran, kawasan SCBD, Jakarta, Senin, 8 Juni 2020. Antara/Muhammad Adimaja

Jakarta (Lampost.co) -- Tujuh gedung perkantoran milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ditutup sementara. Pegawai yang bekerja di gedung tersebut terkonfirmasi positif terjangkit virus korona (covid-19).

"Harus dilakukan disinfeksi dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Chaidir, lewat keterangan tertulis, Jumat, 18 September 2020.

Kantor yang ditutup sementara antara lain Gedung Blok G Balai Kota Jakarta, Kantor Dinas Teknis Abdul Muis Sudin Pajak Jakarta Pusat, dan sebagian Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat. Kemudian, sebagian Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, sebagian Kantor Dinas Kesehatan, sebagian Kantor Dinas Teknis Jatibaru, dan Kantor Kecamatan Gambir.

Seluruh pegawai di kantor tersebut diminta bekerja dari rumah (work from home). Selain itu, Pemprov DKI juga menelusuri kontak erat dari pegawai terinfeksi virus korona.

"Senin (21 September 2020) sudah beraktivitas kembali. Pegawai dapat kembali bekerja dari kantor dengan maksimal jumlah orang yang hadir adalah 25 persen," ujarnya.

Pemprov DKI membatasi waktu ASN kerja di kantor hanya pukul 08.00-13.30 WIB. Ini guna meminimalkan penyebaran covid-19 di lingkungan perkantoran.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar