#Kesehatan#VirusKorona

Pegawai BI Perwakilan Lampung Disuntik Vaksin Covid-19

( kata)
Pegawai BI Perwakilan Lampung Disuntik Vaksin Covid-19
Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan (kiri) dan Kepala OJK Provinsi Lampung Bambang Hermanto (kanan) sedang lakukan screening untuk vaksinasi. (Foto: Atika/Lampost.co)


Bandar Lampung (Lampost.co) – Sebanyak 157 pegawai Bank Indonesia (BI) disuntik vaksin Covid-19. Kegiatan ini berlangsung di lantai empat gedung perwakilan BI Provinsi Lampung.

“Ini merupakan total keseluruhan pegawai kami. Seluruh petugas vaksin dari Dinkes Lampung,” kata Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia, Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan, Minggu, 21 Maret 2021.

Lebih lanjut ia mengatakan sebelum vaksinasi seluruh pegawai BI Perwakilan Lampung menjalani screening. Dari proses ini akan terlihat apakah calon penerima vaksin layak menerimana vaksin atau tidak.

“Karena kan ada kriteria ya, jadi akan terlihat bagaimana kondisi calon penerima vaksin. Kita harus ikuti alur pemeriksaan dan keputusan dari pihak dinas kesehatan,” ujar dia.

Bersamaan dengan itu, pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung juga ikut disuntik vaksin Covid-19. Program ini juga berlangsung di lantai empat gedung perwakilan BI Provinsi Lampung.

“Total pegawai kami 52 orang. Semuanya divaksinasi. Kami juga telah izin dengan Pak Budi selaku kepala BI untuk melaksanakan vaksin bersama,” kata Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto.

Ia mengatakan OJK sebagai sektor pelayanan publik membutuhkan vaksin. Hal ini dapat sebagai teladan ke masyarakat dan juga acuan kepada masyarakat luas tenang pentingnya vaksinasi.

“Kami berharap agar vaksin ini memberi manfaat yang baik untuk semua. Diharapkan dengan program vaksin, ekonomi di Lampung kembali lancar,” tutup dia.

Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana yang ikut hadir dalam vaksinasi itu mengatakan saat ini pihaknya menjalankan vaksinasi secara bergulir. Ia meminta berbagai pihak lain untuk bersabar.

“Kami masih menjalankan program ini untuk seluruh pihak berkepentingan secara bergulir. Jadi mohon bersabar agar semua berjalan dengan baik,” kata Reihana.

Lebih lanjut ia mengatakan tahap dua vaksinasi akan berakhir Juni ini. Untuk pelayanan publik dan lansia masih dilakukan di titik-titik yang telah ditentukan.

“Bank Indonesia sebagai pelayanan publik apalagi sering memegang uang rupiah rentan kan. Makanya kami jalankan dan kebetulan saja dilakukan di kantornya langsung,” kata dia.

Ia juga mengimbau masyarakat yang belum mengikuti vaksin untuk bisa mendatangi pusat layanan kesehatan. Kelompok sasaran vaksinasi bisa mengunjungi puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar