#korupsi#bansos

Pedangdut Cita Citata Diperiksa KPK terkait Korupsi Bansos

( kata)
Pedangdut Cita Citata Diperiksa KPK terkait Korupsi Bansos
Pedangdut Cita Citata. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pedangdut Cita Rahayu alias Cita Citata. Dia bakal diperiksa penyidik untuk menelusuri dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dari Kementerian Sosial (Kemensos) pada 2020.

"Yang bersangkutan akan bersaksi untuk tersangka MJS (Pejabat Pembuat Komitmen Kemensos Matheus Joko Santoso)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat, 26 Maret 2021.

Lembaga Antirasuah juga memanggil tiga orang lainnya, yaitu perwakilan PT Guna Nata Dirga, Wempi serta dua wiraswasta, Vijaya Fitriyasa dan Rachmad Sulomo.

Seluruh saksi diyakini penyidik memiliki informasi soal praktik rasuah yang juga menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara. Keterangan mereka akan digunakan untuk penguatan bukti.

Juliari Peter Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bansos covid-19 di Jabodetabek pada 2020. Kasus ini menjerat dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. KPK juga menangkap dua orang dari swasta, Ardian IM dan Harry Sidabuke.

KPK menduga kongkalikong para tersangka membuat Juliari menerima Rp17 miliar dari dua periode pengadaan bansos sembako. Kasus ini terungkap bermula dari penangkapan Matheus. KPK mengendus adanya pemberian uang dari para tersangka dan sejumlah pihak, salah satunya kepada Juliari.

Penyerahan uang dilakukan pada Sabtu dini hari, 5 Desember 2020. Fulus Rp14,5 miliar dari Ardian dan Harry itu disimpan dalam tujuh koper, tiga tas ransel, dan amplop kecil.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar