#PKOR#WayHalim#Izin

Pedagang PKOR Way Halim Akui Tak Memiliki Izin

( kata)
Pedagang PKOR Way Halim Akui Tak Memiliki Izin
Caption: Herman Yusuf, salah satu pedagang di PKOR Way Halim. Lampost.co/Andi Apriyadi

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah pedagang yang membuka lapak di seputar PKOR Way Halim, Bandar Lampung, mengaku tidak memiliki izin.

"Kami dagang di sini nggak ada izin, kami hanya izin kepada Allah SWT, karena Allah yang memiliki semua ini," ujar Hamdi (40) salah satu pedagang di lahan PT. Way Halim, Rabu, 21 Januari 2020.

Herman Yusuf (40) pedagang lainnya mengatakan, permasalahan penggusuran ini bersumber pada lahan yang ada di PT. Way Halim. Ia juga membantah, bahwa lapaknya bukan berdiri di lahan PT. Way Halim.

"Kami nggak merasa berdiri di lahan milik PT. Way Halim, itukan ada pembantas temboknya. Tapi kenapa kami yang kena imbasnya, kalau mau di bongkar ya bongkar semuanya," kata dia.

Herman pun mengungkapkan, pembongkaran yang dilakukan personel Sat Pol PP Provinsi Lampung tembang pilih. Lantaran hanya pedagang yang di pinggir saja, sementara warung mi Aceh dan soto Lamongan tidak dibongkar.

"Aneh saja masa cuma lapak kami saja yang dibongkar, tapi warung mie aceh dan soto santai-santai saja, ternyata mereka itu sewa, kalau sewa kami juga bisa," tegasnya.

Dia bersama pedagang lainnya mengaku sudah mendapat surat edaran untuk mengosongkan lahan yang ditempati selama ini.

"Surat itu cuma atas nama PT. Way Halim, sedangkan kami berjualan di tanah pinggir jalan. Artinya bukan milik PT. Way Halim. Jadi, kami minta keadilan," tandasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar