#pendataan#pedagang#pasarSMEP

Pedagang Pasar SMEP Didata

( kata)
Pedagang Pasar SMEP Didata
Dokumentasi Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pembangunan gedung pasar SMEP Bandar Lampung dipastikan selesai tahun ini. Proses berlanjut ke tahap finishing gedung di tahun mendatang. Hal ini menjadi kabar gembira bagi para pedagang yang telah lama menanti hadirnya pasar SMEP.

Saat ini, para pedagang masih akan didata kembali untuk menempati gedung pasar SMEP tersebut. 

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung Adiansyah mengatakan,  bahwa mengenai pendataan pedagang yang nantinya akan menempati los dan kioa baru di gedung pasar SMEP terus dilakukan. 

Mengingat bahwa dalam pendataan tersebut, data pedagang yang telah tercatat masih akan di verifikasi kembali. Mengingat bahwa terutama pedagang lama belum dapat dipastikan masih berdagang sampai saat ini. 

Sehingga antara jumlah los atau kios di dalam gedung pasar belum dapat dipastikan apakah nantinya mereka (pedagang) akan menempati los didalam gedung pasar SMEP atau tidak. 

"Karena seperti ini,  kita tetap mendata para pedagang. Namun kita belum dapat memastikan apakah sampai ketika gedung itu dapat ditempati, pedagang yang terdata itu masih berdagang atau tidak, atau malah telah berdagang ditempat lain," ujar Adiansyah saat dihubungi Lampost.co, Senin, 25 November 2019.

Sehingga menurutnya,  pendataan akan tetap dilakukan baik terhadap pedagang lama maupun baru. 

"Tentu prioritas kita adalah pedagang lama, dan yang baru pun tidak luput dari pendataan agar mereka bisa berdagang dilokasi dan tempat baru yang lebih layak. Jadi untuk saat ini kita belum dapat memberikan data pasti terkait rincian jumlah pedagang yang akan menempati gedung pasar SMEP itu," ungkapnya. 

Sehingga proses pendataan lebih lanjut masih akan dilakukan oleh dinas setempat sampai tahun depan. Guna memastikan jumlah valid pedagang yang dapat menempati lokasi berdagang baru. 

"Jadi data ini masih akan saya valid kan terlebih dahulu, sehingga saya juga bisa melaporkan hasil itu ke pak wali kota. Karena kebijakan tetap ada pada beliau, seperti apa arahannya nanti terkait pedagang pasar smep itu," pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar