mebelliwa

Pedagang Mebel di Lambar Terdampak Covid-19

( kata)
Pedagang Mebel di Lambar Terdampak Covid-19
Perdagang mebel di Liwa sepi karen ikut terdampak covid-19. Lampost.co/Eliyah

Liwa (Lampost.co) -- Usaha jual beli mebel di Liwa, Lampung Barat juga ikut terdampak wabah covid-19. Salah satunya dialami oleh Yulyanti pemilik toko Apra di Pekon Wates, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat.

Anti, panggilan akrabnya itu, Senin, 8 Juni 2020, mengaku sejak adanya wabah virus korona ini usaha yang ditekuninya itu sepi dari pembeli.

Ia berharap agar wabah virus korona ini cepatlah berlalu sehingga aktifitas masyarakat bisa segera berjalan dengan normal dan kondisi ekonomi juga bisa segera pulih kembali.

Ia juga berharap, melalui musim panen kopi di Lambar bisa menopang kebutuhan masyarakat petani.

Jika hasil panen kopi petani ini mampu mendongkrak ekonomi, maka akan meningkatkan daya beli masyarakat sehingga bisa membeli mebelnya.

 Sejak terjadinya wabah covid-19 ini, ia mengaku pendapatan turun hingga 75%. Bahkan lanjutnya, dua hingga tiga bulan sebelum hari raya Idulfitri, ia biasanya menyetok mebel berupa meja, kursi, sofa, tempat tidur dan lainnya.

Sekitar dua bulan sebelum hari raya,  ia biasanya telah menyetok sofa dan matras hingga tiga truk Fuso. Kemudian springbed 3 truk fuso, lemari 2 truk fuso dan lain sebagainya.

Namun,  pada hari raya Idul Fitri yang baru berlalu ini, ia tidak menyetok barang. Menjelang lebaran jual hanya stok biasa stok lama dan itupun tidak banyak yang terjual karena permintaanya menurun drastis.

"Idul Fitri tahun ini saya sama sekali tidak menyetok barang. Jika ada permintaan itu hanya dilakukan secara mendadak saja. Lebaran kali ini masih bersyukur saja masih ada yang laku terjual walaupun cuma sedikit," kata Anti.

Mebel yang terjual itu pun karena ada pembelian untuk keperluan pos penanganan covid-19 oleh tim Pemkab Lambar melalui BPBD berupa perminatan kasur untuk keperluan pos bencana dan meja posko ditambah masker.

"Jadi selama masa covid-19 ini terjadi, usaha penjualan saya hanya terbantu dari pembelian mebel dan pemesanan masker untuk keperluan pos penanganan covid-19 dari tim penanganan covid-19 saja," tambah Anti.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar