#minyakgoreng

Pedagang Ingin Pemerintah segera Atasi Persoalan Minyak Goreng

( kata)
Pedagang Ingin Pemerintah segera Atasi Persoalan Minyak Goreng
Minyak goreng. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pedagang minyak goreng di Bandar Lampung tidak mempedulikan rencana pemerintah yang hendak menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk memantau distribusi minyak goreng. 


Langkah itu ditujukan demi tercapainya minyak goreng yang sesuai harga eceran tertinggi (HET) usai subsidi minyak goreng dicabut.

Sementara, bagi masyarakat hanya ingin pemerintah bisa segera mengatasi persoalan minyak goreng yang tidak kunjung selesai dalam setahun terakhir. 

Pedagang di Pasar Tugu, Ridwan, mengaku tidak mempedulikan wacana pemerintah itu. Pedagang justru meminta pemerintah segera mengatasi langkanya minyak goreng curah.

"Stok minyak goreng curah terbatas dan sulit didapat. Pedagang terpaksa menaikkan harga minyak goreng curah jadi Rp20 ribu per kilogram," kata Ridwan, Senin, 6 Juni 2022.

Pedagang lainnya, Ramli, mengatakan pemerintah harusnya mengeluarkan kebijakan konkret untuk mengatasi permasalahan minyak goreng yang hingga kini belum terselesaikan. 

"Dari pada bikin kebijakan yang belum pasti, lebih baik urusi dulu kelangkaan ini dengan kerja nyatanya. Aplikasi PeduliLindungi kok dibuat jadi pengawasan minyak goreng, yang nggak-nggak saja," ujarnya. 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar