pasarSMEP

Pedagang Eks Pasar SMEP Tak Sabar Tempati Gedung Baru

( kata)
Pedagang Eks Pasar SMEP Tak Sabar Tempati Gedung Baru
pembangunan tahap pertama pasar SMEP. Lampost.co/Deta

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Para pedagang yang dahulu menempati lokasi pasar SMEP Bandar Lampung, berharap untuk dapat segera menempati bangunan pasar yang saat ini baru selesai dilaksanakan pembangunan tahap pertama oleh Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.

Dede salah seorang pedagang lama pasar SMEP mengutarakan, dirinya yang telah berdagang sejak 1997 itu berharap dapat sesegera mungkin dapat pindah ke lokasi berdagang yang baru. 

"Udah lama banget, dari tahun 97 saya udah dagang di sini (SMEP). Mulai pindah enggak dagang di tempat lama sejak 2013 sampai sekarang. Sekarang ya gini dagang di pinggir aja," ujarnya kepada Lampung Post, Jumat, 21 Februari 2020.

Menurutnya, di lokasi ia berdagang saat ini tidak terlalu berpengaruh dengan barang dagangan. Pembeli tidak sebanyak ketika dirinya masih berdagang di lokasi yang lama. Sehingga hasil proses pembangunan yang cepat sangat diharapkan oleh pedagang eks pasar SMEP.

"Karena ada pengaruh juga pendapatan beda jauh waktu masih dagang di tempat yang lama. Harapannya nanti dagang di tempat baru bisa rame yang beli," harap Dedi.

Hal senada juga disampaikan eks pedagang pasar SMEP lainnya. Mengenai pendataan terhadap pedagang lama sebelumnya telah di laksanakan oleh pihak Dinas. Namun hingga kini proses pembangunan gedung pasar SMEP tak kunjung rampung. 

"Sudah didata sama Dinas keliatannya yang pedagang lama didata untuk nempatin pasar. Cuma ini belum ada kabar lagi, sekarang ya dagang di pasar Gintung aja," kata pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya ini.

Tidak jauh berbeda, dirinya pun berharap dapat segera menempati lokasi baru pasar SMEP. "Pengen sih bisa cepat-cepat dagang di tempat yang baru, udah lama banget pindah dari sana," ungkapnya. 

Berdasarkan pantauan Lampost.co di lokasi, Jumat, 21 Februari 2020. Gedung baru pasar SMEP terlihat belum ditempati, lantai dasar gedung tergenang air dengan beberapa sampah yang terlihat menumpuk di dalam.

Winarko



Berita Terkait



Komentar