#beritalampung#beritalampungterkini#pasarsmep#pembelisepi#pasarpasirgintung

Pedagang di Luar Gedung Membuat Pasar SMEP Sepi Pembeli

( kata)
Pedagang di Luar Gedung Membuat Pasar SMEP Sepi Pembeli
Foto ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Meski telah beroperasi sejak setahun lalu, pedagang di Pasar SMEP masih mengeluhkan sepinya pengunjung. Hal tersebut membuat satu per satu pedagang meninggalkan gedung pasar dua lantai itu.

Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung, Wilson Faisol mengaku kesulitan mengatasi kondisi itu. Hal tersebut akibat masih banyaknya pedagang yang berjualan di luar gedung terlebih di Pasar Pasirgintung. Padahal, pihaknya sudah beberapa kali menata pedagang di sekitar Pasar SMEP khususnya di Jalan Imam Bonjol. Namun, permasalahannya selalu terulang dan berdampak pada pedagang di Pasar SMEP.

Baca juga: Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Bandar Lampung Turun Jadi Rp48 Ribu/Kilo 

"Para pedagang masih banyak yang maunya berdagang di luar sehingga langsung bertemu pembeli, terlebih di Pasar Pasirgintung," kata dia, Rabu, 12 Oktober 2022.

Menurut dia, pengelolaan Pasar Pasirgintung dipegang perusahaan daerah sehingga pihaknya tidak bisa mengeluarkan kebijakan. Untuk itu, Dinas Perdagangan masih menunggu penataan pedagang di lokasi itu karena berpengaruh bagi kedatangan pengunjung ke Pasar SMEP.

Dia juga mengaku penertiban pedagang juga tidak mudah dilakukan. Hal tersebut memerlukan koordinasi antara PD Pasar, pemerintah, dan pedagang. "Menertibkan pedagang itu enggak semudah membalikan tangan dan membutuhkan waktu," ujarnya.

Diketahui, gedung Pasar SMEP mulai digunakan sejak Oktober 2022. Terdapat 200 pedagang di awal penggunaan bangunan tersebut.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar