#pmk#ternak#dagingsapi#daging

Pedagang Daging di Lampung Diminta tak Panik Hadapi Isu PMK 

( kata)
Pedagang Daging di Lampung Diminta tak Panik Hadapi Isu PMK 
Pedagang daging sapi di Pasar Cimeng sedang menunggu pembeli, Jumat, 13 Mei 2022. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Persatuan Pedagang Daging (PPD) Kota Bandar Lampung mengimbau seluruh pedagang untuk tidak khawatir dengan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.  


"Situasi wabah PMK yang ada sekarang ini tidak terlalu mempengaruhi perubahan harga jual daging. Pedagang tidak perlu cemas dan khawatir, perubahan harga merupakan siklus wajar, terutama setelah Lebaran," ujar Ketua PPD Kota Bandar Lampung, Tampan Sujarwadi, Minggu, 22 Mei 2022.

Baca: Mentan Sebut PMK di Lampung Bisa Ditangani Secara Kompak

 

Dia meyakinkan, isu PMK ini tidak mempengaruhi penurunan harga jual daging sapi secara signifikan. 

"Dampaknya ada, tapi mungkin hanya lima atau dua persen saja," kata dia. 

Menurut Bendahara DPW Partai NasDem Lampung ini, respons cepat yang dilakukan instansi terkait, terlebih Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang langsung terjun ke lapangan menjadikan penyebaran wabah PMK ini bisa ditangani. 

"Penyebaran ini harus ditekan dan instansi terkait di daerah sudah merespons itu. Teman-teman pedagang juga sangat aktif untuk memastikan kesehatan hewan yang akan dijual. Terutama di Bandar Lampung," ungkapnya. 

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar