#reses#dprd

PDIP Siapkan Sanksi bagi Anggota yang Lakukan Reses Fiktif

( kata)
PDIP Siapkan Sanksi bagi Anggota yang Lakukan Reses Fiktif
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Pringsewu (Lampung.co): Sanksi tegas disiapkan bagi setiap anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Pringsewu yang melakukan reses fiktif. Sebab, masa reses menggunakan uang rakyat.   

Ketua DPC PDI Perjuangan Pringsewu Palgunadi menyatakan selaku wakil rakyat sudah seharusnya anggota DPRD bekerja baik sesuai dengan tupoksinya. "Saya prihatin jika memang benar ada anggota DPRD Pringsewu yang melakukan reses fiktif," ujarnya, Minggu, 5 Januarai 2020.

Dia berharap anggota Fraksi PDI Perjuangan tidak melakukan hal seperti itu. Jika ada, tentu akan diberi sanksi tegas.

Belakangan ini beredar informasi di masyarakat ada sejumlah anggota DPRD Pringsewu dari Dapil II Kecamatan Sukoharjo diduga tidak melakukan reses (reses fiktif) pada Desember 2019. 

Terpisah, Sekretaris DPRD Pringsewu Budi Heriyanto mengatakan dalam setahun anggota DPRD Pringsewu melakukan reses dua kali. "Dalam setiap reses dilaksanakan di tiga tempat berbeda dengan anggaran sekitar Rp18 juta. Jika tidak melakukan reses, sebaiknya memulangkan uang yang sudah diterima,” katanya.

Salah satu aktifis Pringsewu Andoyo berpendapat reses merupakan kegiatan wajib bagi setiap anggota DPRD mengingat anggarannya juga bersumber dari uang rakyat. "Jika ada anggota DPRD yang tidak melakukan reses berarti mereka telah melukai hati rakyat," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar