#ppkm#pcr#pesawat

PCR Dihapus dari Syarat Penerbangan di Wilayah PPKM 1 dan 2

( kata)
PCR Dihapus dari Syarat Penerbangan di Wilayah PPKM 1 dan 2
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Foto: dok MI/Amiruddin.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Calon penumpang pesawat udara di wilayah yang sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 dan 2 tidak diharuskan menunjukkan hasil tes negatif PCR ketika hendak menuju ke Jawa dan Bali. Para calon penumpang dicukupkan dengan bukti telah mendapatkan dosis lengkap vaksin covid-19.

Peraturan tersebut sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 38 Tahun 2021. Hal itu juga dibenarkan Corporate Communication Angkasa Pura I, Angga Dwiputra. Ia mengatakan bahwa PCR tak lagi menjadi syarat perjalanan bagi calon penumpang yang telah divaksin dosis pertama dan kedua.

"Untuk penerbangan dalam wilayah Jawa-Bali apabila sudah melakukan vaksin dosis 2 dapat menggunakan rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu masimal 1x24 jam sebelum keberangkatan," ujarnya, Rabu, 1 September 2021.

Baca: Penetapan Harga PCR Dinilai Masih Bebani Pengusaha

 

Syarat penerbangan selama perpanjangan PPKM antara lain, calon penumpang wajib melampirkan kartu vaksin (minimal dosis pertama) dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan atau melampirkan tes antigen bagi yang sudah divaksin penuh.

Sementara itu, Executive General Manager (EGM) Bandara Raden Inten II, M Hendra Irawan mengatakan, Inmendagri Nomor 38 Tahun 2021 belum diterapkan di wilayahnya mengingat Lampung masih masuk dalam kategori PPKM Level 4.

“Terkait perjalanan dari dan ke luar Jawa-Bali, mengingat Bandara Radin Inten II berada di Kabupaten Lampung Selatan yang masih masuk level 3, maka persyaratan perjalanannya masih menggunakan vaksin minimal dosis 1 dan hasil tes PCR negatif yang diambil maksimal 2x24 jam sebelum penerbangan,” ujarnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar