#huniansementara#relokasi#korbantsunami

PCNU Lamsel Bangun 115 Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Tsunami

( kata)
PCNU Lamsel Bangun 115 Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Tsunami
Pengerjaan hunian sementara bagi warga terdampak tsunami dibantu anggota TNI. Dok. PCNU Lamsel

KALIANDA (Lampost.co)--Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Selatan berencana akan membangun rumah hunian sementara (huntara) untuk korban tsunami di Kecamatan Kalianda dan Rajabasa. Setidaknya ada 10—12 huntara sudah didirikan.

Ketua PCNU Lamsel KH Nur Mahfudz mengatakan pihaknya akan membangun 115 huntara bagi korban tsunami di Lamsel. Adapun perinciannya di Kecamatan Rajabasa di Desa Sukaraja 27 unit,  Banding 20 unit, Pulausebesi 40 unit, dan Pulau Sebuku 15 unit. Kemudian, di Kecamatan Kalianda di Desa Maja 10 unit dan Kalianda Bawah 3 unit.

"Sementara yang sudah kami bangun baru sekitar 10—12 rumah. Mudah-mudahan rencana ini bisa secepatnya terbangun. Sebab, dari pascatsunami kami tidak henti-hentinya turun langsung membantu korban tsunami," kata dia, Kamis (17/1/2019).

Selain itu, kata Nur Mahfudz, pihaknya juga kembangkan satu unit musala dan 4 unit mandi cuci kakus (MCK). Bahkan, masing-masing desa akan dibangun musala dan MCK.

"Untuk musala dan MCK ini kami utamakan dibangun. Sebab, kami tetap menjalankan kewajiban ibadah dan MCK untuk kebutuhan sehari-hari. Semua kami kerjakan gotong royong," kata dia.

Nur Mahfudz mengatakan pembangunan huntara itu pihaknya dibantu dari anggota TNI dari Bandar Lampung, Lamsel, dan Pesawaran. Setiap huntara akan dibangun dengan ukuran 4 X 5 meter dan 4 X 4 meter per unit.

Armansyah*



Berita Terkait



Komentar