korselkorut

PBB Kecewa Pemutusan Jalur Komunikasi Korut terhadap Korsel

( kata)
PBB Kecewa Pemutusan Jalur Komunikasi Korut terhadap Korsel
AFP/Angela Weiss Sekjen PBB Antonio Guterres (kanan) bersama juru bicara PBB Stephane Dujarric Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/319831-pbb-sesalkan-korut-putus-jalur-komunikasi-dengan-korsel

Washington (Lampost.co) -- Pemutusan jalur komunikasi yang dilakukan Korea utara terhadap Korea Selatan menimbulkan kekecewaan bagi PBB. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Melalui Juru bicara PBB Stephane Dujarric, pihaknya  menyesalkan keputusan Korea Utara yang memutus hotline dengan Korea Selatan, Rabu, 10 Juni 2020.

Dujarric mencatat bahwa Juni adalah bulan simbolis yang mewakili peringatan kedua dari pertemuan pertama antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un serta peringatan 20 tahun pertemuan pertama antara para pemimpin kedua Korea.

"Sekretaris Jenderal (PBB) berharap semua pihak menggunakan peringatan Juni tersebut untuk menggandakan upaya untuk melanjutkan pembicaraan mencapai perdamaian berkelanjutan dan denuklirisasi Semenanjung Korea yang absolut dan bisa diverifikasi," kata Dujarric seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis, 11 Juni 2020.

Sementara itu, Korea Selatan mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan hukum terhadap dua kelompok pembelot karena mengirim selebaran anti-Pyongyang ke Korut.

Kementerian Unifikasi Seoul mengatakan kedua kelompok tersebut telah melanggar perjanjian antara para pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan dan menciptakan ketegangan. Mereka akan mengajukan pengaduan hukum kepada polisi karena melanggar undang-undang tentang kerja sama antar-Korea.

 

Media Indonesia



Berita Terkait



Komentar