#pilkada#covid-19#protokolkesehatan

Patuhi Protokol Kesehatan agar Tak Ada Lagi Calon Kepala Daerah Terpapar Covid-19 

( kata)
Patuhi Protokol Kesehatan agar Tak Ada Lagi Calon Kepala Daerah Terpapar Covid-19 
Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Pengawasan Iskardo P Panggar.Dok.

Bandar Lampung (Lampost.co) --Sejumlah calon kepada daerah yang akan terjun di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 terkonfirmasi positif Covid-19. Calon kepala daerah yang terkonfirmasi positif Covid-19, seperti almarhum bakal calon wakil bupati Way Kanan Edward Antoni, calon wakil bupati Lampung Selatan Antoni Imam, dan terbaru calon bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto.

Untuk itu, para calon kepala daerah di delapan kota/kabupaten yang menggelar pilkada di Lampung bisa menjadi contoh penerapan protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid-19 dan pilkada tidak menjadi klaster penyebaran.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung meminta agar pasangan calon maupun tim pendukung untuk menerapkan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Pengawasan Iskardo P Panggar. 

Dia meminta agar semua stakeholder agar terus mematuhi protokol kesehatan di mana pun berada. "Baik peserta, pemilih, dan penyelenggara untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan," ujarnya kepada Lampost.co, Senin, 28 September 2020.

Iskardo menambahkan melanggar protokol kesehatan juga bisa memengaruhi konsentrasi pasangan calon. "Terutama di masa kampanye dan pemungutan suara," ujarnya.

Dalam PKPU No 13 Tahun 2020 tentang Tahapan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19 telah diatur secara tegas tentang pelanggar protokol kesehatan. Sanksi pertama, yaitu tertulis, kemudian dapat pembubaran massa dengan berkordinasi dengan Pokja Covid-19, selanjutnya pengurangan masa kampanye.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar