pilkadabandarlampung

Paslon Hanya Boleh Bawa 15 Orang Saat Penetapan dan Pengundian

( kata)
Paslon Hanya Boleh Bawa 15 Orang Saat Penetapan dan Pengundian
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) --  Polresta Bandar Lampung meminta penyelenggara pilkada dan liaison officer calon kepala daerah untuk mematuhi protokol kesehatan dan makumat Kapolri.

Kapolresta Bandar Lampung Kombespol Yan Budi Jaya, melalui Kabagops Kompol Arif Rachman Hakim Rambe mengatakan pada saat tahapan penetapan calon dan nomor urut, di lokasi hanya diperbolehkan maksimal 50 orang dalam satu ruangan.

"Nanti dibagi tiga. Masing-masing paslon maksimal 15 orang, yakni calon dengan pasangan (suami istri), dan tim pemenangan, sudah kita rapatkan dengan mereka kemarin, dan hari ini kami mantapkan kembali, LO menurut mereka bersedia dan mereka yang mengatur, kalau cuma 15, ya 15 orang," kata dia, Selasa 22 September 2020.

Jika masih ditemukan ada keramaian masa di luar lokasi, Polresta akan menertibkan kerumunan masa tersebut.

"Yang pasti kami tertibkan, kami mengedepankan protokol kesehatan dibantu gugus tugas," paparnya. 

Diketahui, tahapan pilkada Bandar Lampung akan memasuki penetapan paslon pada 23 September 2020 di kantor KPU Kota Bandar Lampung. Kemudian, pengundian nomor urut paslon 24 September, rencananya akan dilaksankan di Hotel Bukit Randu.

Pada penetapan nomor urut,  Polresta menerjunkan sekitar 200 personel. Kemudian pada pengundian nomor urut akan diterjunkan 250 personel.

"Ada pengamanan ring I, II, dan III seperti biasa," ujarnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar