#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritametro

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kota Metro Bertambah 21 Orang

( kata)
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kota Metro Bertambah 21 Orang
Penjabat Sekkot Metro Misnan. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Sebanyak 21 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro telah dinyatakan sembuh dan selesai menjalani isolasi. Kini total pasien sembuh mencapai 52 orang dari 70 kasus.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Metro, Redho Akbar, menjelaskan pasien yang dinyatakan sembuh telah melakukan uji swab yang hasilnya negatif. Sehingga pasien diperbolehkan pulang.

"Alhamdulillah pasien yang dinyatakan sembuh telah terus bertambah. Seluruhnya dilakukan uji swab dengan hasil negatif. Sehingga tidak lagi menjalani isolasi," kata dia, Kamis, 5 November 2020.

Baca juga: Angka Covid-19 Lampung 2.023 Kasus

Diketahui, data pasien sembuh terdiri dari pasien nomor 38, perempuan berinisial W berusia 48 tahun. Pasien nomor 39 perempuan berinisial SNIS berusia 15 tahun, pasien nomor 61 laki-laki berinisial Z berusia 79 tahun, dan pasien nomor 62 perempuan berinisial I berusia 48 tahun. 

Kemudian 7 tenaga kesehatan RS Mardiwaluyo. Yakni pasien nomor 48 berinisial F berusia 28 tahun, pasien nomor 50 berinisial R berusia 41 tahun, pasien nomor 51 berinisial TY berusia 27 tahun, pasien nomor 53 berinisial WD berusia 32 tahun, pasien nomor 54 berinisila WHP beruaia 28 tahun, pasien nomor 57 berinisila H berusia 27 tahun, dan pasien nomor 58 berinisial S berusia 42 tahun. 

Selanjutnya pasien 29 berinisial N, pasien nomor 31 berinisial E, pasien 32 berinisial Ib, pasien nomor 33 berinisial R, pasien nomor 41 berinisial F, pasien nomor urut 42 berinisial W, pasien nomor 43 berinisial E, pasien nomor 44 berinisial A, pasien 45 berinisial M, dan pasien nomor urut 55 berinisial I. 

Sementara itu, Penjabat Sekkot Metro, Misnan, mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga diri dan bersama gugus tugas memerangi Covid-19. Salah satu caranya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 3M.

"Seperti yang sedang keluar rumah tetap menggunakan masker, jangan suka bergerombol di tempat umum. Kalau hanya dari pemerintah tidak dapat memutus mata rantai, tapi dari semua pihak harus kompak," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar