koronacovid-19

Pasien Covid-19 di Lamsel Bertambah Enam dan Satu Meninggal Dunia

( kata)
Pasien Covid-19 di Lamsel Bertambah Enam dan Satu Meninggal Dunia
Ilustrasi. Google Images


KALIANDA (Lampost.co) -- Pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan bertambah enam orang, dan satu orang meninggal dunia pada Jumat, 18 Desember 2020. Total kini pasien covid-19 menjadi 304 orang.

"Ya, terdapat penambahan enam pasien konfirmasi baru, dan satu kasus kematian," kata Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan, Eka Riantinawati, Jumat malam, 18 Desember 2020.

Menurut Eka Riantinawati, ke -enam pasien konfirmasi baru dan satu kasus kematian itu meliputi pasien nomor 299, seorang perempuan berinisial J (54), warga Kecamatan Sidomulyo. Pada 7 Desember 2020, pasien mulai timbul gejala sesak nafas, nyeri perut, batuk, dan demam.

Kemudian, pada 9 Desember 2020, pasien berobat ke rumah sakit di Lampung Selatan dan melaksanakan pemeriksaan rapid test mandiri dengan hasil reaktif. Lalu, pada 10  Desember 2020, dilakukan pemeriksaan swab 1. Kondisi pasien bergejala dan saat ini isolasi di rumah sakit pemerintah di Lamsel.

Pasien nomor 300, kata Eka Riantinawati seorang laki-laki berinisial AM (46), warga Kecamatan Sidomulyo, tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, bergejala dan saat ini diisolasi di rumah sakit.

Pasien nomor 301, seorang perempuan berinisial I (44), warga Kecamatan Penegahan. Yang bersangkutan merupakan tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas di Lampung Selatan. Pasien ada riwayat perjalanan luar daerah (Sumatera Selatan). Kondisinya, bergejala dan saat ini isolasi di rumah sakit.

Kemudian, pasien nomor 302, seorang perempuan berinisial A (47), warga Kecamatan Katibung. Pasien tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, bergejala dan saat ini isolasi mandiri di rumah.

Pasien nomor 303, seorang laki - laki berinisial AH (36), warga Kecamatan Way Sulan. Pasien tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, bergejala dan saat ini isolasi mandiri di rumahnya.

Selanjutnya, pasien nomor 304, seorang perempuan berinisial L (35), warga Kecamatan Way Sulan. Pasien tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, bergejala dan kini isolasi mandiri di rumahnya.

"Sementara, kasus kematian yakni pasien nomor 299, seorang perempuan berinisial J (54), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Pasien tersebut pada 12  Desember 2020, Kondisinya memburuk, dan pada pukul 06.00 Wib dinyatakan meninggal dunia. Yang bersangkutan pada 16  Desember 2020 dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 dari hasil pemeriksaan Swab 1. Pasien meninggal dunia dengan riwayat penyakit penyerta Diabetes Militus dan Jantung. Untuk pemulasaran jenazah dilaksanakan dengan Protokol Covid-19," jelasnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar