#Pascapembongkaran#JalurDua#PKOR

Pascapembongkaran, Jalur Dua PKOR Way Halim Sepi

( kata)
Pascapembongkaran, Jalur Dua PKOR Way Halim Sepi
Terlihat lapak pedagang yang sebelumnya ramai kini terlihat sunyi, pada jalur dua PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Kamis (23/1/2020). Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tepi jalur dua korpri tampak sepi pascapembongkaran lapak pedagang oleh Satpol PP Provinsi Lampung pada Rabu, 22 Januari 2020.  Pegadangn sempat berniaga di pinggiran lahan milik PT. Way Halim.

Berdasarkan pantaun Lampost.co di lokasi Kamis, 23 Januari 2020, lapak yang sebelumnya selalu terpampang barang dagangan kini mulai sepi.

Banyak lapak dagangan sudah tidak berpenghuni, hanya beberapa lapak dangagan saja seperti mi Aceh dan beberapa lapak pedagang yang berada di seberang mi Aceh masih kokoh berdiri. Selebihnya yang berada pada dinding diatas tanah milik PT. Way Halim telah kosong dari pedagang.

"Udah banyak yang pada dibongkar sama Pol PP ada juga yang udah ngebongkar sendiri dari Rabu pagi. Tempat saya belum, saya kunci, saya jaga, karena belum kalau mau ngebongkar bakal pindah dagang dimana," ujar Ujang salah seorang pedagang setempat, Kamis, 23 Januari 2020.

Menurut dia, tidak seluruhnya lapak milik pedagang dibongkar pada rabu lalu. Masih terdapat juga lapak dagangan yang meminta waktu dengan alasan akan membongkar lapaknya sendiri.

"Kalau saya denger, katanya mi Aceh sama lamongan minta waktu sampek senin depan. Katanya mereka mau bongkar sendiri, jadi waktu penertiban itu mereka enggak kena bongkar sama pol pp," ungkapnya.

Dirinya menegaskan, tidak hanya dirinya yang merasa dibedakan. Pedagang lain pun turut merasakan, dengan tidak dibongkarnya mi Aceh dan Lamongan pada Rabu lalu. "Yang pada sudah dibongkar lapaknya kayaknya nanti bakap rusuh atau demo kalau mi Aceh sama Lamongan sampai Senin masih enggak dibongkar juga," tegasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar