#bantuanbibitkopi#petanikopi#kopilambar#beritalambar

Pascademo, Disbunnak Lambar Kumpulkan Pengurus Kelompok Tani

( kata)
Pascademo, Disbunnak Lambar Kumpulkan Pengurus Kelompok Tani
Disbunnak Lambar kumpulkan pengurus dari 40 kelompok tani penerima bantuan bibit kopi untuk berdialog. Lampost.co/Eliyah

Liwa (Lampost.co): Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat, Selasa, 25 Februari 2020 mengumpulkan pengurus dari 40 kelompok tani penerima bantuan bibit kopi Tahun Anggaran 2019 di ruang rapat dinas setempat.

Kabid Perkebunan Disbunnak Lambar Sumarlin mendampingi Kadis Disbunnak Agustanto Basmar kepada para kelompok tani itu meminta agar petani tidak segan-segan menyampaikan kepada pihaknya jika ada kendala terhadap program tanaman perkebunan kepada pihaknya.

"Jika memang ada kendala atau ada permasalahan silahkan sampaikan ketika petugas melakukan monitoring dan evaluasi," kata Marlin panggilan akrabnya itu.

Hal itu disampaikanya dengan alasan belakangan ini ada kelompok yang menyampaikan permasalahan. Padahal saat penyerahan bibit dan saat dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap bibit yang diberikan itu, saat itu tidak ada satupun yang menyampaikan permasalahan.

"Kalau memang ada masalah hendaknya disampaikan langsung saat petugas melakukan monitoring dan evaluasi di lapangan sehingga kami bisa langsung tahu," kata dia.

Ia menambahkan belakangan ada kelompok yang menyampaikan permasalahannya dengan alasan menginginkan agar bantuan bibit kopi yang diberikan adalah bibit yang bersumber dari biji bukan bibit jenis stek berakar.

Untuk itu lanjut dia, jika petani menginginkan bibit yang bersumber dari biji langsung atau bukan bibit jenis stek berakar maka waktu yang dibutuhkan cukup lama. Sebab waktu penyemaian hingga masa tanam membutuhkan waktu lebih dari 8 bulan. Namun keinginan ini akan pihaknya pelajari dulu.

"Sebab proses pembuatan bibit yang bersumber dari biji tentunya membutuhkan waktu yang lama dan yang perlu dipahami lagi yaitu waktunya juga harus menyesuaikan dengan tahun anggaranya. Sedangkan bibit stek berakar dari pembibitan hingga siap tanam hanya membutuhkan waktu paling lama 7 bulan," katanya.

Kemudian jika bibit dari biji kopi robusta maka harus benar-benar benih yang unggul yang berasal dari pembenihan agar hasilnya baik.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar