#hargacabai#ekbis#hargapasar

Pasca-Lebaran, Harga Cabai Merah di Lamsel Melambung

( kata)
Pasca-Lebaran, Harga Cabai Merah di Lamsel Melambung
Foto: Lampost.co/Perdhana Wibisono

KALIANDA (Lampost.co) -- Pasca-hari raya Idulfitri 1440 H, harga cabai merah di beberapa pasar di kecamatan, Lampung Selatan, capai Rp55 ribu/kg. Kenaikan harga cabai merah sudah terjadi sejak sepekan sebelum Lebaran, sebelumnya hanya Rp20 ribu/kg.

Untuk harga cabai rawit, masih stabil Rp35 ribu/kg, sama halnya dengan harga bawang merah Rp30 ribu/kg dan bawang putih Rp30 ribu/kg.

Menurut beberapa pedagang, melambungnya harga cabai merah, karena kurangnya pasokan, sedangkan permintaan tinggi sejak dua pekan silam. "Pasokan berkurang, sementara permintaan tinggi," kata Zubaida (46) salah seorang pedagang sayuran, di pasar Kecamatan Way Panji, Minggu (9/6/2019).

Hampir keseluruhan harga sayur mayur, tiga hari menjelang lebaran kemarin, namun hanya cabai merah mengalami kenaikan signifikan. "Cabai merah yang harganya paling melonjak," ujar dia.

Hal senada diungkapkan pedagang lainnya di Kecamatan Sidomulyo, kenaikan signifikan cabai merah diakibatkan berkurangnya pasokan dari petani lokal. "Biasanya ngambil dari petani sini saja, tapi sekarang sudah mulai kurang pasokan," kata dia, Mina (37).

Terpisah, para petani mengaku tanaman cabai saat banyak terserang hama ulat, sehingga hasil panen sangat menurun, tidak bisa memasok kebutuhan pasar lokal. "Tanaman baru berbunga, langsung rontok," ujar Sueb (49).

Dijelaskannya, mengatasi serangan ulat dengan di semprot pembasmi, namun selang dua hari, hama tersebut menyerang tanaman cabai kembali. "Kami pasrah, karena kalau di semprot dua hari sekali, biayanya sangat tinggi," kata warga Kecamatan Way Panji itu.

Perdhana Wibisono



Berita Terkait



Komentar