PasarWayhalimBPOM

Pasar Wayhalim Juara Satu Nasional Bebas Makanan Berbahaya Oleh BPOM

( kata)
Pasar Wayhalim Juara Satu Nasional Bebas Makanan Berbahaya Oleh BPOM
Pasar Wayhalim Bandar Lampung menjadi pasar yang meraih juara pertama dalam ajang perlombaan pasar bebas dari makanan yang berbahaya dari BPOM RI. Atika


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pasar Wayhalim Bandar Lampung menjadi pasar yang meraih juara pertama dalam ajang perlombaan pasar bebas dari makanan yang berbahaya oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito kepada Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, Jumat, 16 Oktober 2020. Menurut Penny, Badan POM memastikan jaminan keamanan dan mutu pangan di Indonesia dengan meningkatkan daya saing produk dan pasar Wayhalim yang ada di Bandar Lampung perlu diapresiasi.

"Pasar Wayhalim sebagai pasar yang terbaik di Indonesia karena aman dari bahan makanan berbahaya," jelas Penny dalam penyerahan penghargaan di Novotel Hotel, Jumat, 16 Oktober 2020.

BPOM juga, lanjut dia, memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia karena telah membantu dalam kemajuan pasar tradisional.

"BI Lampung sangat mendukung kemajuan pasar tradisional. Selain penyediaan makanan yang aman dari bahan bahaya, kini metode pembayaran juga telah terapkan digitalisasi. Ditengah pandemi seperti ini menjadi pilihan yang baik," paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN juga mengatakan akan terus kembangkan upaya pasar-pasar yang ada kota Bandar Lampung terus berikan barang yang aman dan sehat.

"Saya ucapkan terima kasih karena BPOM telah memberikan apresiasi kepada kami dan mendapatkan penghargaan nomer satu di Indonesia menjadi pasar yang bebas menjual barang-barang berbahaya. Kami terus upaya tingkatkan mutu," jelas Herman.

Keberhasilan ini, tambah dia, adalah keberhasilan bersama. "Upaya kita menjadikan pasar tradisional yang ada disini lebih modern dan menerapkan kesehatan dan mewajibkan menjual makanan standar BPOM," tutup dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar