#pasar#bandarlampung

Pasar Tradisional di Bandar Lampung Kembali Ramai

( kata)
Pasar Tradisional di Bandar Lampung Kembali Ramai
Suasana Pasar Bambu Kuning, Bandar Lampung, Rabu, 6 Oktober 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Aktivitas di pasar tradisional yang ada di Kota Bandar Lampung mulai ramai kembali. Kesadaran warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19 pun terpantau lebih meningkat.

Pasar Tengah, Pasar Bambu Kuning, Pasar Pasir Gintung, dan sekitarnya terlihat mulai dipadati pengunjung yang hendak melakukan kegiatan jual-beli. Antrean kendaraan roda dua dan empat di jalan protokol serta di area parkir terlihat penuh.

"Kondisi pasar dan ekonomi belum terlalu membaik. Memang sudah ada yang belanja, walaupun belum begitu ramai. Bahkan, masih ada pedagang yang tidak mendapatkan pelaris," kata Ketua Asosiasi Bambu Kuning Bandar Lampung, Arnita Tanjung, Rabu, 6 Oktober 2021.

Baca: Hidupkan Pasar Tradisional Lewat Tiga Langkah

 

Ia mengatakan, pandemi covid-19 sangat berdampak terhadap perekonomian di pasar tradisional. Arnita berharap geliat pasar tradisional kembali bangkit.

"Penginnya sih berjalan seperti dulu (ramai dan banyak yang beli)," katanya. 

Sesuai Instruksi Gubernur Lampung Nomor 20 Tahun 2021, sebanyak 14 kabupaten/kota ditetapkan bertatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Sementara Kabupaten Pringsewu masih berada di PPKM Level 3.

Dala aturan tersebut,  pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet vaucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan sebagainya diizinkan buka dengan prokes ketat, memakai masker, mencuci tangan/handsanitizer

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar