#properti#ekbis#beritalampung

Pasar Properti di Lampung Lesu Akibat Covid-19

( kata)
Pasar Properti di Lampung Lesu Akibat Covid-19
Ilustrasi. Foto: Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Lampung, Djoko Santoso, mengatakan sejak pandemi Covid-19 minat masyarakat untuk membeli rumah mengalami penurunan sangat signifikan. Hal ini terjadi sejak tiga hingga empat bulan lalu.

"Penurunan untuk tiga sampai empat bulan terkahir mecapai 70 hingga 80 persen. Baik dari properti kelas atas (komersil) maupun subsidi," kata kepada Lampung Post, Minggu, 5 Juli 2020.

Dia mengatakan tak hanya mengalami penurunan minat beli, bahkan pola marketing dalam sektor properti pun ikut berubah. Seperti contoh banyak yang melakukan transaksi via online karena mewaspadai penyebaran virus korona.

"Saya rasa tidak hanya perumahan atau properti saja yang kena imbas, tapi segala bidang ikut menyesuaikan sistem penjualan," ujar dia. 

Meskipun adanya penurunan minat beli dari masyarakat, lanjut Joko, harga properti tidak mengalami perubahan atau penurunan.

"Karena jika harga jatuh pasti ada batas, sehingga tidak mungkin sampai anjlok, apalagi rumah subsidi harganya sudah limit margin dan tidak banyak. Meski ada penurunan, harga tetap aman tidak merubah pasar. Karena memang semua telah terhitung jauh sebelum adanya korona," kata dia.

Di era new normal atau normal baru ini, DPD REI Lampung merasa adanya stimulus dari pemerintah membuat sedikit pergerakan dan diperkirakan dua bulan kedepan baru terlihat pergerakan tersebut.

"Karena pasar memang ada, peminat masih banyak. Jadi kami yakin dua hingga tiga bulan pergerakkan penjualan akan terjadi," kata dia.

Dia mengatakan meskipun adanya stimulus pemerintah tentang new normal, pinjaman atau syarat kredit perbankan yang dipersulit masih menjadi hambatan bisnis properti.

"Rata-rata hampir 90% orang beli rumah selalu pakai KPR dengan perbankan. Tapi kan kemarin program konsentrasi bank kredit ada banyak batasan untuk konsumen, termasuk jadi batasan beli rumah," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar