#perempuan#angkatankerja

Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Lampung Rendah

( kata)
Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Lampung Rendah
Suasana diskusi dalam acara FGD Empowomen di Aula BP Paud dan Dikmas Provinsi Lampung, Sabtu, 21 Desember 2019.


Bandar Lampung (Lampost.co) – Partisipasi angkatan  kerja perempuan di Lampung masih minim. Berdasarkan data  Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, sebanyak 4.042.456 jiwa atau 49% dari jumlah penduduk Lampung adalah perempuan. Namun, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan hanya 48,43% dan masih tersentralisasi di sektor dengan produktivitas relatif rendah, dimana komposisi pekerja informal lebih dari 65 persen.

“Artinya, perempuan masih berada dalam posisi rentan. Salah satu contohnya saja, berdasarkan Survei Dasar Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017, sebanyak 53,2% perempuan di Lampung belum memiliki jaminan kesehatan,” kata Project Leader Empowomen, Ita saat membuka FGD Empowomen di Aula BP Paud dan Dikmas Provinsi Lampung, Sabtu, 21 Desember 2019.

Maka kehadiran Empowomen berusaha untuk memperkuat peran perempuan baik secara kualitas dan kuantitas untuk berkontribusi bagi lingkungannya. "Untuk itu kami mengundang instansi terkait dan berbagai organisasi perempuan di Lampung untuk mengikuti FGD dengan tema Peluang dan Tantangan Pengarustamaan Gender (PUG) di Lampung," ujarnya.

Salah satu peserta FGD dari Kaukus Perempuan Politik Indonesia Syarifah terkesan dengan FGD tersebut. Pembahasan komprehensif tentang peran perempuan aman penting di era seperti saat ini. “Saya terkesan dengan kegiatan ini karena ada yang meneruskan tongkat estafet upaya pemberdayaan perempuan di Lampung,"

Kegiatan FGD, diawali sesi pemantik yang diisi oleh dua pemateri yakni Dosen Ilmu Pemerintahan UnilaA Dwi Wahyu Handayani dan Kepala Seksi PUG Bidang Ekonomi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lampung Nelda Efrina.  

Turut berpartisipasi perwakilan dari berbagai lembaga seperti Kaukus Perempuan Politik Indonesia, Lembaga Advokasi Perempuan Damar, Dinas PPPA Bandar Lampung, Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Forum PUSPA, Aliansi Jurnalis Independen, Mata Garuda, PA TBM, Yayasan Panti Busaina, Women’s March, Solidaritas Perempuan dan KOPRI turut hadir sebagai peserta FGD.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar