#politik#pileg#bacaleg#pilkada#pemilu2019

Partai Politik Harus Tegas Tolak Caleg Mantan Koruptor

( kata)
Partai Politik Harus Tegas Tolak Caleg Mantan Koruptor
Ketua Badan Hukum dan Advokasi DPW Partai NasDem Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi. (Lampost.co/Tryadi Isworo)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Lampung menegaskan bahwa partainya menolak calon anggota legislatif yang pernah terkena kasus korupsi untuk maju dalam pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Hukum dan Advokasi DPW Partai NasDem Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi. Ia menyayangkan terkait putusa Mahkamah Agung (MA) yang memperbolehkan mantan koruptor maju dalam Pemilu 2019.

"Kalau sudah terkena tindak pidana korupsi inikan sudah menjadi potret buruk. Semangat Partai NasDem ialah tidak memperbolehkan bacaleg mantan koruptor untuk maju," katanya kepada Lampost.co, Selasa (18/8/2018).

Dia mengatakan bahwa Partai Restorasi Perubahan justru mendukung KPU yang menyatakan bahwa mantan koruptor, mantan bandar narkoba, dan mantan terpidana pelecehan seksual tidak boleh maju dalam Pemilu. Karena semangat yang harus dibangun ialah untuk menciptakan pemimpin yang bersih.

"Semangat kita untuk menciptakan orang yang berkualitas dan menjaring caleg yang bersih serta berintegritas untuk masyarakat. Indonesia harus dipimpin oleh orang yang baik," kata pengacara rakyat ini.

Ketua DPW PSI Provinsi Lampung, Beni Arifin mengatakan bahwa partainya mengikuti keputusan dari Mahkamah Agung. Ia juga mengatakan sebagai partai anak muda dan pendatang baru pihaknya mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku. "Partai kita mengikuti saja aturan yang berlaku," katanya.

Triyadi Isworo

Berita Terkait

Komentar