#pemilu2024#KPU#Bawaslu

Partai Politik di Lampung Diimbau Wujudkan Pemilu Sehat

( kata)
Partai Politik di Lampung Diimbau Wujudkan Pemilu Sehat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung memberikan arahan terkait jelang pilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung memberikan arahan terkait jelang pilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Dalam arahan itu, partai politik di Lampung diminta hadirkan pemilu yang sehat.

Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan kampanye akan dimulai pada November 2023. Jadi ada jeda waktu yang cukup panjang dari tahapan penetapan parpol peserta pemilu sampai tahapan kampanye yang sudah diputuskan 75 hari.

Baca juga: Gubernur Lampung Minta Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024

"Artinya ada kekosongan waktu cukup panjang yang sangat mungkin ada kampanye di luar jadwal. Sehingga untuk parpol begitu ditetapkan peserta pemilu 14 September sehingga terdapat aturan bisa menjerat parpol," kata dia saat kegiatan silahturahmi Gubernur Lampung bersama dengan ketua partai politik di Mahan Agung, Rabu, 22 Juni 2022.

Pihaknya berharap agar semua bisa bersama bergotong royong menuju pemilu dan pilkada 2024. "Saya berharap untuk bisa mengawasi bersama-sama serta menghadirkan pemilu yang sehat di Lampung," ujar dia.

Ia menerangkan jika pada Pilgub September 2023, pihaknya akan membagi energi agar masyarakat dapat memahami literasi politik yang sehat dan baik.

"Serta bisa memberikan edukasi yang besar ke masyarakat kalau kita sedang menghadapi pemilu nasional, legislatif, presiden, baru September 2023 pilkada. Saya berharap kita semua menyambut pemilu 2024 riang gembira," ujarnya.

Sementara, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan jika belum menetapkan jadwal dan tahapan pilkada namun untuk tanggal pemilihan pihaknya sudah menyepakati.

"Kalau melihat simulasi draft tahapan piljada serentak dimulai September 2023 dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) antara KPU dan Bawaslu dengan Pemda terkait penyelenggaraan Pilkada," kata Erwan Bustami.

Ia mengatakan jika pihaknya mengapresiasi pertemuan antara Forkopinda, Ketua Pemilu, dan Pimpinan Media Massa, sehingga pihaknya yakin Provinsi Lampung dapat menciptakan suasana penyelenggaraan pemilu yang berjalan baik.

"Kami berkomitmen akan memberlakukan seluruh peserta pemilu adil dan setara, mengedepankan integritas kami sebagai penyelenggara. Karena kami di periode ini berakhir Oktober 2024, kami masih menyelenggarakan pemilu kabupaten/ kota pada November 2024," ujar dia.

Sehingga pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal di KPU. "Semua akses sudah bisa dilakukan secara elektronik, data pemilih kita di Lampung telah melaluu pemutahiran, sehingga data pemilih tiap bulan," kata dia.

Adapun ia memaparkan per Juni 2022 tercatat ada 5,9 juta pemilih, dimana proyeksi TPS pilkada 2024 sebayak 17 ribu lebih dan TPS pemilu Pilpres sebanyak 27 ribu. "Ini sudah kami lakukan dan data sudah kami pegang," tutup dia.

Winarko






Berita Terkait



Komentar